Dosen FHISIP Unram Soroti Pentingnya Polri di Bawah Presiden

Minggu, 1 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB — Dukungan terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap di bawah Presiden, kembali datang dari kalangan akademisi.

Dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mataram, Prof. Dr. H. Zainal Asikin, S.H., S.U., menilai posisi tersebut relevan dengan sistem ketatanegaraan Indonesia.

Baca Juga:  Potensi Lokal: Terobosan NTB Membangun Kemandirian

Sapaan Prof. Asikin menilai pola komando Polri di bawah Presiden, memberi kejelasan arah kebijakan keamanan nasional. Skema ini dinilai mampu menjaga stabilitas negara, sekaligus memperkuat fungsi penegakan hukum secara terpusat.

“Secara konstitusional, Polri di bawah Presiden sudah tepat, karena Presiden memegang kekuasaan pemerintahan, dan bertanggung jawab langsung atas keamanan nasional,” ujar Prof. Asikin.

Baca Juga:  Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB

Ia menambahkan, perubahan posisi Polri berpotensi menimbulkan dampak luas, mulai dari aspek hukum hingga stabilitas sosial. Menurutnya, konsistensi kelembagaan perlu dijaga, agar Polri tetap fokus melayani masyarakat dan menjaga ketertiban umum.

Baca Juga:  Hari Bumi 2026! PLN Lakukan Penanaman 4.000 Bibit Mangrove di Desa Sugian

“Penataan institusi Polri harus berpijak pada kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan sesaat,” tuturnya.

Pandangan tersebut disampaikan Prof. Zainal Asikin dalam rekaman video yang diambil Jumat (30/1/2026). Pernyataan itu menambah deretan dukungan akademisi terhadap keberlanjutan posisi Polri di bawah Presiden. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Dedi Suhadi

Sumber Berita: GONTB

Berita Terkait

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan
Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT
Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa
Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB
Polsek Mataram Kawal Kunjungan Gus Miftah di Gereja Katolik St. Maria, Pesan Toleransi Menggema
PLN Maluku Manfaatkan FABA untuk Penataan Sirkuit Selawaring Tidore
HUT RI ke-81: PLN UIW NTB Melalui YBM PLN Perkuat Semangat Kemerdekaan melalui Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM di Bima

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:10

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:23

Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:15

Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:51

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:17

Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB

Berita Terbaru