DLU Lembar Siagakan 4 Armada Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Nyepi dan Mudik Lebaran 2026

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Senin, 9 Maret 2026 - 17:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama Lembar, Firman Dandy. Foto (Doc.Ist)

Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama Lembar, Firman Dandy. Foto (Doc.Ist)

Lombok Barat, GONTB – PT Dharma Lautan Utama (DLU) Cabang Lembar, Lombok Barat, memastikan kesiapan armada dan operasional pelayaran dalam menghadapi peningkatan arus penumpang menjelang Hari Raya Nyepi dan arus mudik Lebaran 2026.

Sebanyak empat kapal disiagakan untuk melayani dua lintasan utama guna menjamin kelancaran distribusi logistik dan mobilisasi masyarakat.

Manager Cabang PT Dharma Lautan Utama Lembar, Firman Dandy, mengungkapkan persiapan telah dilakukan jauh-jauh hari untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi hampir bersamaan pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dharma Lautan Utama saat ini mengoperasikan dua lintasan utama. Pertama, lintasan laut dengan tujuan Lombok–Surabaya dan Lombok–Kupang. Kedua, lintasan penyeberangan dari Lembar menuju Padangbai, Bali. Di masing-masing lintasan tersebut, kami mengoperasikan dua kapal,” jelas Firman Dandy pada Senin (9/3/2026).

Baca Juga:  Energi Berkeadilan! PLN Hadirkan Listrik di Gili Asahan Pulau Terluar NTB

Uji Kelayakan dan Keselamatan Untuk menjamin keamanan pelayaran, seluruh armada DLU telah melalui pemeriksaan teknis yang ketat.

Firman memastikan empat kapal tersebut telah mengantongi izin layak laut setelah menjalani ramp check atau uji petik oleh otoritas pelabuhan.

“Kapal-kapal kami sudah menjalani inspeksi oleh KSOP Kelas Utama Surabaya dan KSOP Kelas III Lembar pada awal Februari lalu. Hasilnya, seluruh kapal dinyatakan laik laut dan siap melayani angkutan libur Nyepi, Lebaran, serta distribusi logistik,” tambahnya.

Prediksi Puncak Arus Penumpang Mengingat jadwal Hari Raya Nyepi dan Lebaran yang berdekatan, DLU memprediksi pergerakan penumpang akan mulai terlihat sejak pertengahan Maret. Untuk arus menuju Lombok, lonjakan diprediksi dimulai pada H-5 sebelum Nyepi atau sekitar tanggal 14 Maret.

Baca Juga:  Isi Kegiatan Reses, Anggota DPR RI Fauzan Khalid Temui Warga

Menurut Firman, titik puncak kepadatan penumpang dari Bali menuju Lombok diperkirakan terjadi pada H-2 hingga H-1 sebelum Nyepi, mengingat Pelabuhan Padangbai akan ditutup total pada 18 Maret tengah malam.

Sementara itu, untuk arus mudik Lebaran dari NTB menuju Pulau Jawa, kenaikan penumpang diprediksi akan mulai merangkak naik pada H-7 Lebaran.

“Pada periode H-7 hingga H-4, biasanya tingkat keterisian kapal sudah mencapai kapasitas maksimal,” imbuhnya.

Kapasitas dan Faktor Cuaca DLU memperkirakan kenaikan jumlah penumpang tahun ini berada di angka 5 hingga 7 persen dibandingkan tahun lalu. Kenaikan yang moderat ini dipengaruhi oleh stabilnya jumlah armada yang beroperasi.

Baca Juga:  Ini Rincian Tarif Listrik PLN per 1 April 2026

Terkait prosedur keselamatan, Firman menegaskan pihaknya tidak akan menoleransi kelebihan muatan. Kapasitas penumpang dan kendaraan akan diatur ketat sesuai regulasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Selain itu, kondisi cuaca menjadi faktor penentu utama keberangkatan.

“Kami secara rutin memantau prakiraan cuaca dari BMKG untuk satu hingga tujuh hari ke depan. Jika kondisi cuaca di perairan dinilai tidak aman, kami tidak akan memaksakan kapal untuk berangkat. Keselamatan penumpang adalah prioritas utama,” tegas Firman.

Pihak DLU memastikan seluruh proses angkutan penyeberangan selama periode libur panjang ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib  Jadi tanpa kendala berarti. ***

 

 

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Deklarasikan Implementasi B50 di Maumere, Ini Tujuannya
Sistem Kelistrikan Berlapis Sukses Teruji, PLN UIW NTB Dukung Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI
Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani
Budaya K3 Semakin Kokoh, PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Listrik Dimulai dari Keselamatan Kerja
Kinerja Terbaik PLN Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah, GM PLN UIW NTB Hadiri Peresmian Bale KITA NTB
Perkuat Keandalan Listrik Bangka, PLN UIK Dwipantara Kelola Tambahan Kapasitas Pembangkit 25 MW
PLN Resmi Mergerkan PLN ES dan PLN Nusa Daya
PDIP Resmikan Rumah Aspirasi di Pancor, Raachmat Hidayat Persilakan Masyarakat Sampaikan Keluhan dan Harapan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:39 WITA

Sistem Kelistrikan Berlapis Sukses Teruji, PLN UIW NTB Dukung Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden RI

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:20 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:23 WITA

Budaya K3 Semakin Kokoh, PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Listrik Dimulai dari Keselamatan Kerja

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:56 WITA

Kinerja Terbaik PLN Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah, GM PLN UIW NTB Hadiri Peresmian Bale KITA NTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:02 WITA

Perkuat Keandalan Listrik Bangka, PLN UIK Dwipantara Kelola Tambahan Kapasitas Pembangkit 25 MW

Berita Terbaru