Ngeri! Sandy Sempat Menangkis Serangan Nanang ‘Gimbal’ yang Kepalang Emosi Bawa Pisau dari Kandang Ayam di Samping Rumahnya

Kamis, 16 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Potret tersangka kasus pembunuhan artis Sandy Permana, Nanang ‘Gimbal’ . (Dok. Konferensi Pers Polda Metro Jaya)

Potret tersangka kasus pembunuhan artis Sandy Permana, Nanang ‘Gimbal’ . (Dok. Konferensi Pers Polda Metro Jaya)

GONTB – Terjadi kasus pembunuhan yang menimpa aktor legendaris ‘Mak Lampir’ di Indonesia, Sandy Permana yang ditemukan warga terkulai bersimbah darah di pinggiran Jalan Cibarusah, Bekasi, pada Minggu, 12 Januari 2025.

Sandy diduga tewas dibunuh oleh tersangka yang berprofesi sebagai kru film sekaligus merupakan tetangganya sendiri, Nanang ‘Gimbal’.

Kasat Reskrim Polres Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso membenarkan kasus pembunuhan ini seraya menyoroti adanya sejumlah luka tusuk di tubuh Sandy.

“Awalnya korban ditemukan bersimbah darah oleh tetangga-tetangganya,” tutur Onkoseno kepada awak media di lokasi kejadian, Bekasi, pada Minggu, 12 Januari 2025.

“Namun (Sandy) tidak tertolong usai dilarikan ke rumah sakit. Ketika kita lakukan pengecekan, pada korban memang ada beberapa luka tusuk,” lanjutnya.

Baca Juga:  Masyarakat Antusias, Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir Esco Disaksikan Warga

Terkini, polisi telah mengamankan Nanang dan telah mengungkap sosok tersangka pembunuhan itu dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis, 16 Januari 2025.

Lantas, bagaimana pengakuan Nanang kepada pihak kepolisian? Berikut ini sederet fakta terkini terkait sosok tersangka pembunuh Sandy Permana.

  1. Luka Tusukan Nanang ke Tubuh Sandy

Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Tripurtra mengungkap berbagai tusukan tersangka Nanang yang membuat Sandy tewas terkulai di pinggiran Jalan Cibarusah, Bekasi.

Wira menyebut tersangka menusuk pada bagian perut kiri korban saat berada di atas motor.

“Tersangka menusuk bagian perut kiri korban sebanyak dua kali dalam posisi korban masih berada di atas motor,” tutur Wira dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis, 16 Januari 2025.

  1. Sandy Sempat Menangkis Perlawanan Nanang
Baca Juga:  Gelapkan Motor, Terduga MF berhasil diamankan Polsek Selaparang

Dalam kesempatan yang sama, Wira menuturkan Sandy sempat menangkis perlawanan Nanang yang hendak menusuknya.

Mendapat serangan dari Nanang, Sandy pun berhenti dari motornya untuk menangkis dan menghalangi amukan tersangka terhadapnya.

“Tersangka tetap berusaha melukai korban dengan cara menusuk kembali ke pelipis kiri korban, dada, dan leher kiri korban,” tutur Wira menggambarkan peristiwa tersebut.

  1. Nanang Tusuk Sandy Pakai Pisau dari Kandang Ayam

Polisi menemukan barang bukti berupa pisau dapur yang diduga sebagai senjata Nanang untuk menikam Sandy.

Wira mengungkap pisau yang digunakan Nanang untuk menusuk Sandy itu diambil dari kandang ayam di samping rumahnya.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polresta Mataram Tangkap Dua Pria di Ampenan

“Dengan menggunakan 1 (satu) bilah pisau yang diambil dari kandang ayam samping rumah tersangka,” ungkap Wira dalam kesempatan yang sama.

  1. Tatapan Sinis Sandy Bikin Nanang Sakit Hati

Wira mengungkap motif Nanang ‘Gimbal’ membunuh Sandy adalah sakit hati. Nanang merasa sakit hati karena ditatap sinis oleh sang artis.

Dirkrimum Polda Metro Jaya itu mengungkap pengakuan Nanang yang menyebut tatapan sinis dari Sandy membuat tersangka merasa direndahkan oleh korban.

“Motif pelaku atau tersangka melakukan perbuatan tersebut disebabkan karena sakit hati merasa direndahkan oleh korban,” tutur Wira.

“Dengan cara melihat ke arah Tersangka secara sinis dan korban melakukan atau meludah ke arah pelaku,” tandasnya.***

Berita Terkait

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar
Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah
Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81
Dugaan Penganiayaan Murid Kelas 5 SDN 1 Peteluan Indah, Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum ke Polresta Mataram
Patroli Hingga Subuh, URC Sat Reskrim Polresta Mataram Sasar Titik Rawan Kriminalitas di Mataram
Jelang HUT Kemerdekaan, Polsek Ampenan Tertibkan Peredaran Miras, Puluhan Botol Tuak Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:52

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk

Jumat, 4 September 2026 - 13:20

Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44

PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:04

Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:56

Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04