AI Buka 90 Juta Peluang Kerja Baru, Pemerintah Siapkan Peta Jalan Nasional

- Reporter

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat memberikan sambutan pada acara “AI for Indonesia 2025 by Kumparan” di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (23/10/2025) mengatakan Indonesia termasuk salah satu negara paling optimistis di dunia dalam menghadapi perkembangan AI. (Foto: Kemkomdigi)

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid saat memberikan sambutan pada acara “AI for Indonesia 2025 by Kumparan” di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (23/10/2025) mengatakan Indonesia termasuk salah satu negara paling optimistis di dunia dalam menghadapi perkembangan AI. (Foto: Kemkomdigi)

Jakarta, GONTB – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan bahwa kemajuan kecerdasan artifisial (AI) bukan ancaman bagi tenaga kerja manusia, melainkan peluang besar yang dapat membuka hingga 90 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor.

“Memang benar, AI diperkirakan akan menggantikan sekitar 85 juta pekerjaan pada tahun 2025. Namun, pada saat yang sama, teknologi ini juga berpotensi menciptakan 90 juta pekerjaan baru di bidang yang sebelumnya tidak ada. Jadi, AI perlu diwaspadai, tapi tidak perlu ditakuti,” ujar Meutya dalam keterangannya terkait acara “AI for Indonesia” yang digelar di The Ballroom Djakarta Theater, oada Kamis (23/10/2025).

Baca Juga:  Ini Dampak Diskon Listrik 50 Persen, Tersedia hingga Akhir Februari 2025

Menurut Meutya, Indonesia termasuk salah satu negara paling optimistis di dunia dalam menghadapi perkembangan AI. Hasil berbagai survei menunjukkan masyarakat Indonesia memiliki tingkat penerimaan teknologi baru yang tinggi tanpa disertai ketakutan berlebihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia dinilai sebagai negara yang mampu menerima AI dengan baik, tidak takut, dan ini pertanda positif. Artinya, masyarakat kita siap beradaptasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, AI seharusnya dipandang sebagai alat bantu untuk memperkuat kemampuan manusia, bukan menggantikannya. “Kita perlu melihat AI dari perspektif pemberdayaan, bukan penggantian. Teknologi ini harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas manusia, memperluas kreativitas, dan mempercepat produktivitas,” kata dia.

Baca Juga:  Ini Rincian Tarif Listrik PLN per 1 April 2026

Untuk mengoptimalkan potensi ekonomi digital tersebut, pemerintah tengah menyusun Peta Jalan Nasional AI sebagai panduan lintas sektor. Regulasi ini akan dituangkan dalam Peraturan Presiden yang ditargetkan terbit pada awal tahun 2026.

“Insyaallah pada awal 2026, Peraturan Presiden tentang peta jalan ini sudah dapat diterbitkan dan menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan,” ungkap Meutya.

Peta jalan ini diharapkan menjadi fondasi bagi Indonesia dalam mengembangkan AI yang aman, etis, dan berpihak pada manusia. Pemerintah juga menyiapkan kebijakan untuk memastikan pemerataan manfaat teknologi digital di seluruh wilayah.

Akses Digital untuk Semua

Menkomdigi menegaskan, penguatan infrastruktur digital merupakan bagian tak terpisahkan dari strategi pengembangan AI nasional. Salah satunya dilakukan melalui pelelangan frekuensi 1,4 Gigahertz (GHz) untuk menghadirkan layanan internet yang lebih cepat, murah, dan merata.

Baca Juga:  Wamen BUMN Apresiasi Kesiapan Listrik PLN Sambut Nataru

“Yang juga penting adalah memastikan agar pemanfaatan AI menjadi inklusif. Tidak hanya untuk kota besar, tetapi juga menjangkau masyarakat di daerah,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menggunakan teknologi kecerdasan artifisial dengan tanggung jawab moral dan sosial.

“Ketika pemanfaatannya dilakukan dengan bijak, AI akan membawa banyak kebaikan. Demokrasi teknologi menuntut tanggung jawab bersama, dan kita semua memiliki peran yang sama penting dalam menentukan arah perkembangan AI ke depan,” pungkas Menmomdigi.

Penulis : Redaksi GONTB

Editor : Redaksi GONTB

Sumber Berita: InfoPublik

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN UIW NTB Tuntaskan 100 Persen Penyalaan Program Pompanisasi di Sumbawa, Dukung Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan
Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata
Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen
PLN masuk Kampus! Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier
PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok
PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik pada Event Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Menteri PKP Puji Abdul Hadi Atas Komitmen Berjuang Hadirkan Rumah Layak Huni Untuk Masyarakat
Gede Pasek Soroti Tuntutan 18 Tahun untuk Nadiem: ‘Ini Bukan Penegakan Hukum, tapi Pembunuhan Karakter’
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:24 WITA

PLN UIW NTB Tuntaskan 100 Persen Penyalaan Program Pompanisasi di Sumbawa, Dukung Swasembada Pangan Nasional Berkelanjutan

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WITA

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31 WITA

Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:43 WITA

PLN masuk Kampus! Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:13 WITA

PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok

Berita Terbaru