Pembangunan IPAR SPAM Meninting Dimulai 2027, Target Perluas Jaringan Air Bersih

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Senin, 29 Desember 2025 - 13:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut PT. Air Minum Giri Menang (Perseroda), Sudirman. Foto (Ramli/gontb)

Dirut PT. Air Minum Giri Menang (Perseroda), Sudirman. Foto (Ramli/gontb)

Lombok Barat, GONTB – Rapat koordinasi virtual terakhir antara Kementerian PUPR, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Badan Pengembangan Infrastruktur Perumahan dan Permukiman (BBBPK) menetapkan bahwa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Permukaan (IPAR) untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Meninting akan dimulai pada 2027.

Proyek ini memanfaatkan alokasi anggaran APBN yang telah disinkronkan, dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menyiapkan lahan seluas 1,5 hingga 3 hektar di kawasan Guntur Macan, dekat Bendungan Meninting.

IPAR dirancang untuk mengolah air baku yang diambil langsung dari bendungan sebelum didistribusikan ke konsumen di wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat bagian utara, termasuk Koridor Narmada dan Lingsar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan sistem yang mengandalkan energi gravitasi, biaya operasional dapat ditekan karena tidak memerlukan pompa mekanis.

Baca Juga:  Mau Tahu Informasi Pajak Kendaraan Bermotor anda? Berikut Caranya

“Karena tarif kami berbasis jasa pengelolaan, apabila biaya produksi rendah, tarif ke masyarakat juga akan relatif terjangkau,” ujar Dirut PT. AMGM Sudirman, Senin 29 Desember 2025.

Untuk membiayai investasi besar ini mulai dari pembebasan lahan, pembangunan tangki penampungan, hingga instalasi jaringan pipa pihak BUMD menegaskan pentingnya dukungan penuh pemerintah pusat dalam bentuk penyertaan modal.

Skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dianggap kurang tepat karena potensi beban investasi yang akan dibebankan pada masyarakat.

Penyesuaian Tarif dan Subsidi Dalam kesempatan yang sama, manajemen BUMD air menyampaikan rencana penyesuaian tarif pelayanan. Kenaikan ditujukan hanya untuk golongan menengah ke atas dan pelanggan komersial, sedangkan tarif golongan berpenghasilan rendah, rumah ibadah, dan fasilitas layanan publik akan tetap disubsidi tanpa kenaikan.

Baca Juga:  Bupati LAZ Terima Kunjungan Tasmania Water Australia Terkait Pengelolaan Air Di Lombok Barat

Contohnya, tarif rata-rata Rp 50.000 per rekening diperkirakan naik menjadi Rp 54.000, dengan selisih Rp 4.000 dialokasikan untuk pendanaan perluasan akses air bersih ke wilayah yang saat ini belum terlayani.

Sudirman mengungkapkan capaian dan tantangan hingga saat ini BUMD air telah melayani sekitar 80% penduduk Kota Mataram dan 40% di Lombok Barat. Angka ini jauh di atas rata-rata cakupan nasional yang hanya sebesar 20%.

Sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah menargetkan cakupan layanan air minum perpipaan mencapai 40% pada 2029.

“Kami sudah di 48% pada 2025, tapi target kami sesungguhnya 100%,” tegas Surdirman.

Baca Juga:  Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

Sementara itu pertumbuhan pelanggan diproyeksi sekitar 5% per tahun, asalkan tekanan air di ujung jaringan minimal 0,7 bar. Salah satu kendala di Lombok Barat adalah belum adanya sumber air baru selama enam tahun terakhir, sehingga perlu optimasi dan reinventarisasi jaringan untuk menjangkau area tersisa.

“Untuk pelayanan air bersih di kecamatan Sekotong memang saat ini kendala karena sumber air, namun kita berharap pemanfaatan sungai dodokan bakal menjadi solusi,” tambah Direktur Sudirman.

Dengan dukungan pendanaan pemerintah dan realisasi pembangunan IPAR Meninting, diharapkan dalam beberapa tahun ke depan ketersediaan air minum perpipaan di Lombok Barat semakin merata mengurangi kesenjangan layanan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi
Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu
Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu
Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang
I Putu Dedy Saputra Resmi dilantik Jadi Ketua ORADO Provinsi NTB periode 2026–2030
Pemprov NTB dan IOA Gelar Malam Amal, Penguatan Kapasitas Guru Tak Bisa Ditunda
Strategi NTB Entaskan Kemiskinan Ekstrem: Menakar Efektivitas Program Desa Berdaya
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:06 WITA

Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi

Rabu, 15 April 2026 - 20:34 WITA

Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu

Sabtu, 11 April 2026 - 22:20 WITA

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Rabu, 8 April 2026 - 19:33 WITA

Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

Rabu, 8 April 2026 - 09:18 WITA

Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang

Berita Terbaru