Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Selasa, 10 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB — Seorang pria berusia 31 tahun, warga Lingkungan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (09/03/2026). Korban diduga meninggal akibat gantung diri di bagian gudang belakang rumahnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk melalui Kanit Reskrim Komang Gede Puja Artana menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Baca Juga:  Kakek 63 Tahun di Mataram Ditangkap Polisi di Duga Edarkan Narkoba

Menurut keterangan saksi, awalnya ibu korban memanggil korban untuk makan, namun tidak mendapat jawaban. Karena curiga, saksi kemudian mencari korban ke bagian belakang rumah. Saat itulah saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di gudang menggunakan tali tambang berwarna hijau.

Baca Juga:  Berselang 3 Hari, Dua Terduga Curanmor Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram, Satu Residivis

“Ibu korban sangat kaget melihat kondisi tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Warga kemudian berusaha menurunkan korban sebelum akhirnya personel Polsek Ampenan dan petugas Puskesmas Ampenan tiba di lokasi,” jelas Kanit Reskrim.

Petugas medis yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Baca Juga:  Curi Laptop Mahasiswa Asal Sumbawa Barat di Kos, Pelaku Berhasil Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polresta Mataram

Berdasarkan keterangan keluarga, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani pihak keluarga.

Polsek Ampenan mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat. ***

Berita Terkait

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terbaru