Ibadah Haji Menggambarkan Kepulanganmu Kepada Allah

- Reporter

Senin, 6 Mei 2024 - 06:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Jamaah haji tahun 2023.

Foto: Jamaah haji tahun 2023.

“Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji. Mereka akan datang padamu dengan bertelanjang kaki atau mengendarai unta yang lemah yang datang dari segenap penjuru gurun pasir yang jauh.” [QS. AL-Hajj: 27]

IBADAH HAJI berlangsung selama bulan Zulhijjah yang sangat mulia. Keadaan tanah Makkah hening dan damai, di sana tidak ada rasa takut, kebencian, ataupun perang, yang terasa di gurun pasir itu hanyalah rasa aman dan damai. Suasana ibadah terasa lazim di mana siapapun bebas menghadap Tuhan Yang Mahakuasa.

Tidakkah engkau dengar seruan Ibrahim: ” Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji. Mereka akan datang padamu dengan bertelanjang kaki atau mengendarai unta yang lemah yang datang dari segenap penjuru gurun pasir yang jauh.” [QS. Al-Hajj: 27].

Wahai engkau yang tercipta dari lumpur! Cari dan ikutilah roh Allah. Terimalah undangannya, tinggalkan kampung halamanmu untuk ‘menjumpai’ Dia yang sedang menunggumu! Eksistensi manusia tidak akan bermakna jika mendekati Allah tidak menjadi tujuannya.

Singkirkan dirimu dari segala tuntutan dan ketamakan yang memalingkanmu dari Allah. Maka bergabunglah dengan kafilah haji yang dilakukan umat manusia sepanjang zaman untuk ‘menjumpai’ Allah Yang Mahakuasa.

Sebelum berangkat melaksanakan ibadah haji, hendaklah engkau melunasi dulu utang-utangmu, dan bersihkan dirimu dari rasa benci serta marah terhadap saudara-saudara atau teman-temanmu. Jangan lupa, tulislah pula surat wasiat untuk mereka yang hendak engkau tinggalkan.

Baca Juga:  Ingat! inilah Tujuan Hidup di Dunia sebagai Seorang Muslim

Semua ini merupakan langkah-langkah persiapan menghadapi kematian [yang entah kapan akan menimpa setiap orang] dan menjamin kesucian pribadi dan finansial serta melambangkan detik-detik perpisahan dan masa depan manusia.

Sekarang, usai melakukan persiapan di atas, engkau bebas untuk menempuh jalan keabadian. Pada hari kebangkitan kelak, ketika itu “tak ada yang dapat engkau perbuat” di hadapan mahkamah Allah, di sana “mata, telinga , dan hatimu menjadi saksi yang sebenar-benarnya tentang apa yang telah engkau perbuat.”

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya.” [ QS. Al-Isra’: 36]

Ibadah haji menggambarkan kepulanganmu kepada Allah, Yang Mutlak dan tidak terbatas dan tidak ada yang menyerupai-Nya. Pulang kepada Allah menunjukkan suatu gerakan yang pasti menuju kesempurnaan, kebaikan, keindahan, kekuatan, pengetahuan, nilai-nilai, dan fakta-fakta.

Baca Juga:  Rukun Haji

Dalam perjalanan menuju keabadian engkau tidak akan pernah mendekati Allah karena Dia hanya memberimu petunjuk yang benar dan Dia bukan tujuan perjalananmu. Tujuan kita bukanlah untuk ‘binasa’ tapi untuk ‘berkembang’, dan ini dilakukan bukan ‘untuk Allah’ tapi untuk membawa kita ‘kepada Allah’.

Allah tidak berada jauh darimu, karena itu cobalah untuk menggapainya. Sungguh. Allah lebih dekat kepada kita dibanding kita kepada diri kita sendiri. ” Kami lebih dekat kepadanya dibanding urat lehernya. [QS. Qaaf: 16].

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR RI F-NasDem, Fauzan Khalid Berperan Besar Kembangkan Santri Penghafal Al-Qur’an
Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-11 Tahun 1447 Hijriah: Meraih Ampunan dan Syafaat
Puasa dan Seni Hidup dalam Perbedaan
Hikmah Memberi Maaf Menjelang Datanghya Ramadhan
Hidup Adalah Perubahan
Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini
Umroh Super Promo Ekonomi hanya 26.9Juta 13 Hari berangkat dari Lombok
Isra’ Mi’raj: Tamsilan Perjalanan Hidup di Masa Kini
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 22:15 WITA

Anggota DPR RI F-NasDem, Fauzan Khalid Berperan Besar Kembangkan Santri Penghafal Al-Qur’an

Minggu, 1 Maret 2026 - 05:02 WITA

Keutamaan Puasa Ramadhan Hari ke-11 Tahun 1447 Hijriah: Meraih Ampunan dan Syafaat

Senin, 23 Februari 2026 - 22:31 WITA

Puasa dan Seni Hidup dalam Perbedaan

Kamis, 5 Februari 2026 - 22:16 WITA

Hikmah Memberi Maaf Menjelang Datanghya Ramadhan

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:06 WITA

Hidup Adalah Perubahan

Berita Terbaru