Catatan Aswan Nasution: Perkenalan Pertama Dua Tokoh Besar Al Washliyah Dan Muhammadiyah

- Reporter

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Buya H. Bahrum Jamil, Bersama Buya Hamka.

Foto: Buya H. Bahrum Jamil, Bersama Buya Hamka.

GONTB – MENUKIL Karya H. Bahrum Jamil SH, dari buku Kenang-Kenangan 70 tahun Buya Hamka Penerbit Pustaka Panjimas, Jakarta 1983 “Hamka Dalam Kenangan”.

Pertama Kali Mengenal Buya Hamka

“Ketika berlangsung Muktamar Al Jam’iyatul Washliyah yang kedua tahun 1938 di Jalan Kalkutta Medan, untuk pertama kalinya saya mengenal Hamka, karena beliau di dalam kedudukannya sebagai Konsul Muhammadiyah Andalas Timur memberikan kata sambutan di dalam resepsi Muktamar bersama Almarhum Syekh Mahmud Khayyath seorang Ulama yang militan di Sumatera Timur [Sekarang jadi Sumatera Utara]”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hamka waktu itu memakai kain tenunan Makassar yang agak kecoklatan, dengan baju putih berkancing lima, pakai serban menambah simpatiknya wajah beliau di bawah sinar lampu bulan sabit berbintang lima, Lambang Muktamar Al Washliyah ketika itu”.

“Dan saya ingat ketika hanyalah ucapan Hamka yang mengatakan bahwa beliau akan menulis tentang Al Washliyah di dalam Majalah yang dipimpinnya bernama “Pedoman Masyarakat”, terutama dihargainya kegiatan Al Washliyah di bidang penyiaran Islam ke Tapanuli Utara dan ketika itu dikenal dengan Batak Landen, ke Tanah Karo”.

Baca Juga:  Balik Kerja Bareng BPKH diluncurkan, Ini Link Pendaftarannya

Menerima Sepucuk Surat Dari Buya Hamka.

Dikutip dari buku Batu Demi Batu Di Bawah Panas Yang Terik UISU Kami Dirikan, Penerbit: Ma’had Mu’alimin Al Washliyah, Teladan, Medan 17 Agustus 1991. Sebagai berikut:

Dari Arsip Surat Buya Hamka…. “Ketika Muktamar Al Washliyah pada tahun1973 memilih H. Bahrum Jamil SH, sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Al Jam’iyatul Washliyah, maka Buya Hamka salah seorang sesepuh Muhammadiyah yang kini mengadakan Muktamar ke-40 di Surabaya, telah menulis sepucuk surat kepada beliau didalam bahasa Arab. Surat itu bertulis dengan tangan dan antaranya dialih bahasakan sebagai berikut”:

“Ananda tercinta … Tiadalah Buya dapat melukiskan di atas kertas yang sempit ini, betapa besar kegembiraan hatiku membaca disurat-surat kabar kan menyiarkan bahwa Muktamar Al Jam’iyatul Washliyah di Medan pertengahan Juli yang lalu [tahun 1973], telah memilihmu menjadi Ketua Umum bagi Al Jam’iyatul Washliyah.

Baca Juga:  Airbus Atlas, Raksasa Dirgantara Baru TNI AU untuk Misi Perang dan Kemanusiaan

Saya bersyukur kehadirat Allah Azzawa Jalla karena pemilihan itu telah meletakkan engkau pada tempatmu yang layak, setelah perjuanganmu, kesungguhanmu mengibarkan bendera Jam’iyatul Washliyah khususnya dan Islam umumnya, sejak engkau masih muda sehingga kini telah melampaui batas usia empat puluh tahunan.

Dan ini pun adalah berkat pendidikan dari pada pemimpin yang berjuang, dan para gurumu yang telah pergi, mereka … sejak H. Abdurrahman Syihab hingga ke Arsyad Thalib Lubis, Syekh. H. Adnan Lubis, dan lainnya dari para guru-guru besar yang lain.

Dan demikianlah firman Allah:”Wanaktubu ma qaddamu wa asarahum, wa kulla Syai’in, ahsanaihu fi imamim mubin”. Engkaulah ananda, salah seorang dari bekas tangan mereka, dan melihat pertalian jiwa antara aku dan engkau.

Sejak lebih kurang 30 tahun atau lebih, maka tiadalah heran apabila berbangga dan gembira, karena saudara-saudaraku engkau di dalam Al Jam’iyatul Washliyah telah menempatkan tanggung jawab di atas pundakmu. Agar engkau ketahui, bahwa aku dari salah seorang yang turut mengukuhkanmu dengan pertongannya, dan melimpahkan rahmat-Nya. kepadamu, dan menerima petunjuk jalan-Nya, dan memimpinmu kejalan yang tetap dan Iman, dan akan memberikan kepadamu masa depan yang lebih cerah, dan kepemimpian yang mendapat kemenangan.

Baca Juga:  Ini kata Mendagri Soal Kegiatan di Hotel

Kenanangan dan salamku kepada setiap pimpinan Al Jam’iyatul Washliyah, dan aku mengharap supaya engkau sampaikan kepada mereka bahwa tiadalah perbedaan antara aku dengan mereka, dan tiada ikhtilaf diantara kita karena yang hendak kita hadapi adalah satu, yaitu agama kita agama Islam dan yang hendak kita capaipun satu juga, ialah keredhaan Tuhan kita.

Terimalah ananda salamku yang wangi dan panas dan kenangku … “. Dari ayanda tercinta: Syehk Abdul Malik bin Abdul Karim Amarullah. Kebayoran Baru, 27 Jumadil Akhir 1393 H/28 Juli 1973M.

Hiduplah Al Washliyah Zaman Berzaman.
Nashrum minallahi wa fathun qariib wa basysyiril mu’mini

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN UIW NTB Perkuat Kepedulian Lingkungan Lewat Konservasi Penyu Mawil di Talonang Baru
Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
Idulfitri Usai, PLN UIW NTB Pastikan Semangat Berbagi Terus Berlanjut untuk Masyarakat
Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global
Ini Rincian Tarif Listrik PLN per 1 April 2026
Listrik Andal Malam Idulfitri, Pawai Takbiran di Mataram Berjalan Meriah Penuh Cahaya
Anggota DPR RI H. Abdul Hadi Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Sertu Ruslan, Babinsa Mekarsari yang Berdedikasi
Jaga Kenyamanan Ramadan, PLN Pastikan Kesiapan Gardu Induk di NTB
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:44 WITA

PLN UIW NTB Perkuat Kepedulian Lingkungan Lewat Konservasi Penyu Mawil di Talonang Baru

Rabu, 8 April 2026 - 16:17 WITA

Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025

Kamis, 2 April 2026 - 16:58 WITA

Idulfitri Usai, PLN UIW NTB Pastikan Semangat Berbagi Terus Berlanjut untuk Masyarakat

Rabu, 1 April 2026 - 19:40 WITA

Pemerintah Putuskan Tarif Listrik Triwulan II 2026 Tidak Naik, PLN Siap Jaga Keandalan dan Kualitas Layanan di Tengah Dinamika Global

Rabu, 1 April 2026 - 06:42 WITA

Ini Rincian Tarif Listrik PLN per 1 April 2026

Berita Terbaru

Go NTB

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Sabtu, 11 Apr 2026 - 22:20 WITA