Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemerintah Percepat Pengembangan INA Digital

- Reporter

Rabu, 4 September 2024 - 08:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menkominfo Budi Arie Setiadi. Foto (Humas Kominfo)

Menkominfo Budi Arie Setiadi. Foto (Humas Kominfo)

GONTB – Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memangkas praktik korupsi di seluruh negeri., emerintah Indonesia berkomitmen untuk mempercepat pengembangan Government Technology (GovTech) INA Digital.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa percepatan pengembangan INA Digital menjadi prioritas utama pemerintah.

“Ini lagi mau dipercepat, percepatan pengembangan INA Digital,” ujarnya dalam keterangannya usai rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (3/9/2024).

Langkah itu, menurut Budi Arie, sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang mendorong percepatan digitalisasi dalam berbagai aspek pemerintahan.

Visi Presiden berfokus pada transformasi layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan efisien, dengan INA Digital sebagai salah satu pilar utama untuk mewujudkan visi ini.

Baca Juga:  PHDI dan Warga Hindu Meriahkan Pawai Ta’aruf MTQ ke-31 Lombok Barat, Wujud Kerukunan Antar Umat Beragama

“Program ini telah diresmikan oleh Presiden di Istana Negara pada 27 Mei 2024,” tambahnya.

Budi Arie menjelaskan bahwa digitalisasi layanan publik melalui INA Digital tidak hanya memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintah, tetapi juga berperan penting dalam meminimalisir praktik korupsi.

Baca Juga:  PLN NTB Punya Nahkoda Baru, NTB Bersiap Tancap Gas Menuju Era Energi Hijau

“Bisa memangkas praktik-praktik korupsi karena kan transparan dengan digitalisasi,” tegasnya.

Menkominfo juga mengungkapkan bahwa saat ini proses sosialisasi INA Digital sedang dalam tahap harmonisasi dengan berbagai kementerian dan lembaga untuk memastikan integrasi yang optimal.

“Karena ini kan lagi rapat untuk harmonisasi berbagai kementerian dan lembaga,” tutup Budi Arie. (IP)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ungkap Berbagai Macam Kasus, Sat Reskrim Polresta Dapat Apresiasi Mahasiswa PMII Cabang Mataram
Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah
Ditpolairud Polda NTB Salurkan Bantuan Beras Hasil Gerakan 1.000 Rupiah untuk Korban Banjir di Sekotong
Berikut Klarifikasi Pemprov NTB: PON 2028 di NTB Terancam Pindah?
Gas! Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa Tinjau Jalur Lintas Moyo
Gubernur NTB Duduk Bersama Wali Kota Mataram dan Bupati Lombok Barat, Sepakati Langkah Terukur Tangani Sampah
Wagub NTB Tekankan Sinergi dan Akselerasi Program Prioritas
Produksi Padi 2025 Naik 16,85 Persen, NTB Optimistis Perkuat Swasembada Pangan 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:20 WITA

Ungkap Berbagai Macam Kasus, Sat Reskrim Polresta Dapat Apresiasi Mahasiswa PMII Cabang Mataram

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:52 WITA

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:33 WITA

Ditpolairud Polda NTB Salurkan Bantuan Beras Hasil Gerakan 1.000 Rupiah untuk Korban Banjir di Sekotong

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:48 WITA

Berikut Klarifikasi Pemprov NTB: PON 2028 di NTB Terancam Pindah?

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:15 WITA

Gas! Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa Tinjau Jalur Lintas Moyo

Berita Terbaru

Go NTB

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:52 WITA