Kabur dari Pemeriksaan, Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan 7 WNI di Malaysia

Senin, 25 November 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEWAS: Kecelakaan maut antar-mobil terjadi di Jalan Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Sarawak, Malaysia, Kamis (21/11/2024). Dalam peristiwa tersebut, 8 orang dilaporkan tewas, 7 di antaranya warga negara Indonesia (WNI).(DOK KJRI KUCHING)

TEWAS: Kecelakaan maut antar-mobil terjadi di Jalan Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Sarawak, Malaysia, Kamis (21/11/2024). Dalam peristiwa tersebut, 8 orang dilaporkan tewas, 7 di antaranya warga negara Indonesia (WNI).(DOK KJRI KUCHING)

GONTB – Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Sarawak, Malaysia, pada Kamis (21/11/2024), mengakibatkan tujuh warga negara Indonesia (WNI) tewas.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching menduga bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh upaya pengemudi untuk melarikan diri dari patroli polisi setempat.

“Dugaan awal menunjukkan bahwa pengemudi Perodua Alza, yang membawa tujuh WNI, mencoba menghindari pemeriksaan petugas,” ungkap Konjen RI di Kuching, Raden Sigit Witjaksono, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (24/11/2024).

Baca Juga:  Innalillahi!.. Mandi di Aliran Bendungan, Warga Sumbawa Besar ditemukan Meninggal

Sigit menjelaskan bahwa seluruh penumpang WNI di dalam mobil diduga tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.

“Mereka diduga masuk ke Malaysia melalui jalur tidak resmi di daerah Lundu-Sematan,” tambahnya.

KJRI Kuching berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan bantuan maksimal kepada keluarga korban.

“Kami mengimbau kepada WNI di Malaysia untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen perjalanan dan mematuhi peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama,” kata Sigit.

Kronologi kecelakaan

Baca Juga:  Terjatuh di Gunung Rinjani, Pendaki Asal Malaysia Meninggal Dunia

Dalam peristiwa kecelakaan tersebut, delapan orang dilaporkan tewas, di mana tujuh di antaranya adalah WNI yang berasal dari Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Ketujuh korban tersebut adalah Masirah, Sarapudin, Agus Muliadi, Suandi Putra Kedaro, Jumahir, Rumintang, dan Ridoan. Kecelakaan terjadi pada Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 15.15 waktu setempat, ketika mobil Perodua Alza yang dikemudikan oleh Adam Tony Kung Yew Bin Abdullah (39 tahun) mencoba melarikan diri dari pemeriksaan petugas Sarawak yang sedang melakukan patroli.

Baca Juga:  Viral!.. Kepala Kemenag NTB Lempar Mic saat Pelantikan Kepala Kemenag Dompu

Saat pemeriksaan, petugas menemukan bahwa asuransi kendaraan tersebut telah kedaluwarsa.

Ketika petugas berusaha menghentikan kendaraan, pengemudi malah melaju kencang dan melawan arus, mengarah ke jalan yang salah. Kejar-kejaran pun terjadi hingga kendaraan tersebut bertabrakan dengan Toyota Hilux yang datang dari arah berlawanan.

“Pihak berwenang menyatakan bahwa kecelakaan ini berawal dari kelalaian pengemudi Perodua Alza yang melawan arus dan melarikan diri dari petugas, meskipun sudah diberikan peringatan,” jelas Sigit.

Berita Terkait

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:50

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Berita Terbaru

Penulis: Aswan Amir Hasan Nasution

Go Religi

Kenapa Harus Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 23 Agu 2026 - 09:40

Go Peristiwa

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:50