Kabur dari Pemeriksaan, Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan 7 WNI di Malaysia

- Reporter

Senin, 25 November 2024 - 07:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TEWAS: Kecelakaan maut antar-mobil terjadi di Jalan Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Sarawak, Malaysia, Kamis (21/11/2024). Dalam peristiwa tersebut, 8 orang dilaporkan tewas, 7 di antaranya warga negara Indonesia (WNI).(DOK KJRI KUCHING)

TEWAS: Kecelakaan maut antar-mobil terjadi di Jalan Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Sarawak, Malaysia, Kamis (21/11/2024). Dalam peristiwa tersebut, 8 orang dilaporkan tewas, 7 di antaranya warga negara Indonesia (WNI).(DOK KJRI KUCHING)

GONTB – Kecelakaan tragis yang terjadi di Jalan Betong, Sarikei, Meradong, Sarawak, Malaysia, pada Kamis (21/11/2024), mengakibatkan tujuh warga negara Indonesia (WNI) tewas.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching menduga bahwa kecelakaan tersebut disebabkan oleh upaya pengemudi untuk melarikan diri dari patroli polisi setempat.

“Dugaan awal menunjukkan bahwa pengemudi Perodua Alza, yang membawa tujuh WNI, mencoba menghindari pemeriksaan petugas,” ungkap Konjen RI di Kuching, Raden Sigit Witjaksono, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (24/11/2024).

Sigit menjelaskan bahwa seluruh penumpang WNI di dalam mobil diduga tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah.

“Mereka diduga masuk ke Malaysia melalui jalur tidak resmi di daerah Lundu-Sematan,” tambahnya.

KJRI Kuching berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan bantuan maksimal kepada keluarga korban.

“Kami mengimbau kepada WNI di Malaysia untuk selalu memastikan kelengkapan dokumen perjalanan dan mematuhi peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama,” kata Sigit.

Baca Juga:  Jatuh di Jurang Gunung Rinjani, Wisatawan Brasil Terpantau Drone

Kronologi kecelakaan

Dalam peristiwa kecelakaan tersebut, delapan orang dilaporkan tewas, di mana tujuh di antaranya adalah WNI yang berasal dari Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Ketujuh korban tersebut adalah Masirah, Sarapudin, Agus Muliadi, Suandi Putra Kedaro, Jumahir, Rumintang, dan Ridoan. Kecelakaan terjadi pada Kamis (21/11/2024) sekitar pukul 15.15 waktu setempat, ketika mobil Perodua Alza yang dikemudikan oleh Adam Tony Kung Yew Bin Abdullah (39 tahun) mencoba melarikan diri dari pemeriksaan petugas Sarawak yang sedang melakukan patroli.

Baca Juga:  Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Truk Tronton Gilas Banyak Kendaraan di Tol Cipularang, Ternyata Begini Kondisi Jalannya

Saat pemeriksaan, petugas menemukan bahwa asuransi kendaraan tersebut telah kedaluwarsa.

Ketika petugas berusaha menghentikan kendaraan, pengemudi malah melaju kencang dan melawan arus, mengarah ke jalan yang salah. Kejar-kejaran pun terjadi hingga kendaraan tersebut bertabrakan dengan Toyota Hilux yang datang dari arah berlawanan.

“Pihak berwenang menyatakan bahwa kecelakaan ini berawal dari kelalaian pengemudi Perodua Alza yang melawan arus dan melarikan diri dari petugas, meskipun sudah diberikan peringatan,” jelas Sigit.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi
Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara
21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45 WITA

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41 WITA

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34 WITA

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:01 WITA

Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat

Senin, 16 Maret 2026 - 20:17 WITA

Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Berita Terbaru

PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTB menggelar acara Media Gathering bersama Wartawan di Aula Kantor PLN UIW NTB di Mataram. Selasa (23/06/2026). Foto (Lalu Sahid/GONTB)

Go Ekbis

Peluang Usaha! PLN NTB Ajak Masyarakat Bermitra Bangun SPKLU

Selasa, 23 Jun 2026 - 23:14 WITA