innalilahi!, Seorang Anak Meninggal Dunia Terperosok ke Dalam Saluran Drainase

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Selasa, 30 September 2025 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Peristiwa tragis terjadi di wilayah Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, pada Selasa siang (30/9/2025) sekitar pukul 12.00 WITA.

Seorang anak bernama Ibrahim Kholil Mubarak (6), warga Dusun Bale Kuwu, Desa Gunungsari, dilaporkan meninggal dunia usai terperosok dan terseret arus deras ke dalam saluran drainase depan Kantor SKB Gunungsari saat hujan lebat mengguyur kawasan tersebut.

Menurut keterangan yang dihimpun dari aparat kepolisian, korban saat itu tengah bermain bersama teman-temannya di sekitar lokasi. Namun karena hujan deras, jalanan tergenang air sehingga lubang drainase tidak terlihat. Korban terpeleset dan langsung terseret arus ke dalam saluran dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

“Awalnya kami menerima laporan warga bahwa seorang anak tercebur ke saluran air depan Kantor SKB Gunungsari. Tim segera bergerak melakukan pencarian di sepanjang aliran tersebut,” ungkap Aiptu Ahmad Mujihadi, Kanit Reskrim Polsek Gunungsari, saat dikonfirmasi awak media.

Baca Juga:  Puluhan Kambing Mati diduga Korban Hewan Buas

Pencarian berlangsung cukup dramatis akibat derasnya arus air. Tak berselang lama, tubuh korban ditemukan tersangkut di sebuah pipa saluran, tak jauh dari lokasi awal kejadian. Saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Gunungsari untuk penanganan medis lebih lanjut.

Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga serta menggegerkan warga sekitar yang turut melakukan pencarian.

Baca Juga:  Warga Binaan Diduga Depresi Diamankan untuk Rehabilitasi di RSJ

Banyak warga menilai, kejadian ini penting menjadi peringatan agar pihak terkait segera melakukan langkah antisipasi dengan menutup atau memasang pengaman di titik-titik drainase terbuka, terutama pada area rawan banjir.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk penanganan lebih lanjut. Warga sekitar juga menyampaikan harapan agar langkah pencegahan segera dilakukan supaya tragedi serupa tidak kembali terjadi. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru