Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Keributan antar kelompok pemuda pecah di wilayah Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Sabtu (10/1/2026) malam. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 Wita, di jalan raya Lilir Penimbung, Desa Mekarsari.

Keributan bermula sejak sore hari, saat dua kelompok pemuda dari Dusun Ranjok Timur dan Dusun Lilir 1 terlibat sparing futsal di lapangan Creator, Dusun Mambalan. Sekitar 15 menit permainan berjalan, benturan antar pemain tak terhindarkan.

Insiden terjadi antara inisial GG, pemuda asal Dusun Lilir 1, dan inisial MS dari Dusun Ranjok Timur. Adu dorong terjadi di lapangan. Situasi memanas saat kata-kata kasar terlontar, memicu emosi hingga berujung pemukulan secara berkelompok terhadap GG.

Usai kejadian itu, GG meninggalkan lapangan sambil menantang lawan dan menghubungi rekan-rekannya. Kedua kelompok kemudian berpencar. Sekitar pukul 20.15 Wita, GG bersama teman-temannya kembali ke lapangan futsal, namun kelompok MS sudah tidak ada di lokasi.

Pencarian berlanjut hingga kedua kelompok kembali bertemu di jalan raya Lilir Penimbung (timur Pasar Lilir). Perkelahian kembali pecah dan sempat menyita perhatian warga sekitar sebelum berhasil dilerai.

Baca Juga:  Warga Dusun Tongkeq Geger, Pria ditemukan Meninggal Gantung Diri di Dalam Kamar

Tak lama berselang, sekitar 100 warga dari Dusun Ranjok Timur mendatangi lokasi. Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan situasi. Personel Polsek Gunungsari bersama Polresta Mataram turun ke lokasi, dipimpin langsung Kapolsek Gunungsari dan Kabag Ops Polresta Mataram.

Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra menegaskan, langkah pengamanan langsung dilakukan demi mencegah situasi meluas.

Baca Juga:  Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU

“Situasi berhasil kami kendalikan. Salah satu pemuda sudah kami amankan ke Polresta Mataram, guna menghindari potensi bentrokan lanjutan,” ungkapnya.

Sekitar pukul 22.30 Wita, massa berangsur meninggalkan lokasi. Hingga malam hari, personel gabungan masih bersiaga di sekitar TKP, sembari melakukan pendekatan persuasif.

Pihak kepolisian juga menghimbau warga dua dusun, tetap menahan diri dan tidak terprovokasi isu lanjutan. Koordinasi dengan aparat desa setempat terus dilakukan, agar situasi tetap aman dan kondusif. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Dedi Suhadi

Sumber Berita: GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Innalillahi!, PNS asal Lombok Utara ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Mataram
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru