Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Keributan antar kelompok pemuda pecah di wilayah Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, Sabtu (10/1/2026) malam. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 Wita, di jalan raya Lilir Penimbung, Desa Mekarsari.

Keributan bermula sejak sore hari, saat dua kelompok pemuda dari Dusun Ranjok Timur dan Dusun Lilir 1 terlibat sparing futsal di lapangan Creator, Dusun Mambalan. Sekitar 15 menit permainan berjalan, benturan antar pemain tak terhindarkan.

Insiden terjadi antara inisial GG, pemuda asal Dusun Lilir 1, dan inisial MS dari Dusun Ranjok Timur. Adu dorong terjadi di lapangan. Situasi memanas saat kata-kata kasar terlontar, memicu emosi hingga berujung pemukulan secara berkelompok terhadap GG.

Baca Juga:  Pria Asal Lombok Barat Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram, Usai Curi iPhone di Parkiran RSUP NTB

Usai kejadian itu, GG meninggalkan lapangan sambil menantang lawan dan menghubungi rekan-rekannya. Kedua kelompok kemudian berpencar. Sekitar pukul 20.15 Wita, GG bersama teman-temannya kembali ke lapangan futsal, namun kelompok MS sudah tidak ada di lokasi.

Pencarian berlanjut hingga kedua kelompok kembali bertemu di jalan raya Lilir Penimbung (timur Pasar Lilir). Perkelahian kembali pecah dan sempat menyita perhatian warga sekitar sebelum berhasil dilerai.

Baca Juga:  Kabur dari Pemeriksaan, Penyebab Kecelakaan yang Tewaskan 7 WNI di Malaysia

Tak lama berselang, sekitar 100 warga dari Dusun Ranjok Timur mendatangi lokasi. Aparat kepolisian bergerak cepat mengamankan situasi. Personel Polsek Gunungsari bersama Polresta Mataram turun ke lokasi, dipimpin langsung Kapolsek Gunungsari dan Kabag Ops Polresta Mataram.

Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra menegaskan, langkah pengamanan langsung dilakukan demi mencegah situasi meluas.

Baca Juga:  Residivis Spesialis Bobol Toko Dibekuk Dini Hari di Punie, Kerugian Capai Rp10 Juta

“Situasi berhasil kami kendalikan. Salah satu pemuda sudah kami amankan ke Polresta Mataram, guna menghindari potensi bentrokan lanjutan,” ungkapnya.

Sekitar pukul 22.30 Wita, massa berangsur meninggalkan lokasi. Hingga malam hari, personel gabungan masih bersiaga di sekitar TKP, sembari melakukan pendekatan persuasif.

Pihak kepolisian juga menghimbau warga dua dusun, tetap menahan diri dan tidak terprovokasi isu lanjutan. Koordinasi dengan aparat desa setempat terus dilakukan, agar situasi tetap aman dan kondusif. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Dedi Suhadi

Sumber Berita: GONTB

Berita Terkait

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terbaru