Yakinkan Virus HMPV Tak Berbahaya seperti COVID-19, Pemerintah China Jamin Negaranya Aman Buat Destinasi Plesiran

- Reporter

Kamis, 9 Januari 2025 - 14:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Virus HMPV atau human metapneumovirus saat ini sedang jadi perbincangan dunia karena kemunculannya yang membuat kekhawatiran pada kesehatan secara global.

Pasalnya, virus tersebut dilaporkan pertama kali muncul di China, di mana 5 tahun lalu adalah negara yang sama dengan kasus pertama virus COVID-19.

Namun, banyak ahli kesehatan mengungkapkan jika virus HMPV tetap harus menjadi perhatian, ia bukan virus baru dan sebenarnya sudah ada di beberapa negara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut juga memungkinkan untuk virus HMPV tidak akan membuat sejarah pandemi baru hingga skala COVID-19.

Musim dingin dan musim semi merupakan puncak untuk virus HMPV yang sudah ditemukan sejak tahun 2001.

Fakta tersebut berbeda dengan COVID-19 yang baru ditemukan dan dikenali di tahun 2019 lalu.

Baca Juga:  RSUD Tripat Lombok Barat Gelar Aksi Donor Darah Serentak Peringati HUT ARSADA ke-25

Bagaimana penularan virus HMPV?

Virus ini menyebar melalui droplet yang dikeluarkan dari orang yang telah terinfeksi saat batuk atau bersin, kontak dekat seperti berjabat tangan, dan menyentuh permukaan yang sudah terkontaminasi.

Setelah virus masuk ke dalam tubuh, ia bisa menyebabkan penyakit pernapasan parah pada orang-orang dari segala usia.

Terutamanya untuk anak-anak dan lanjut usia, serta untuk orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.

Karena itu, Dr. Soumya Swaminathan, mantan kepala ilmuwan di WHO dalam cuitannya di X pada Senin, 6 Januari 2025 menyarankan untuk melakukan tindakan pencegahan seperti biasa ketika terserang flu.

Beberapa yang bisa dilakukan, sederhananya seperti memakai masker, mencuci tangan, menghindari keramaian, dan pergi ke dokter jika gejala yang dirasakan semakin berat.

Baca Juga:  Tips Aman Olahraga untuk Menurunkan Gula Darah

Bagaimana kondisi China saat ini?

Pejabat China tidak melaporkan angka yang spesifik mengenai jumlah pasien, namun kasus HMPV yang menjangkit anak-anak usia di bawah 14 tahun naik pada akhir Desember 2024.

Kenaikan kasusnya banyak terjadi di China bagian utara, seperti Beijing, Tianjin, dan Hebei di mana lokasi tersebut lebih dingin dari bagian selatan.

Para ahli mengungkapkan jika situasi itu bukan sesuatu yang aneh mengingat musim flu yang sedang berlangsung seperti sebelumnya.

Penduduk China juga telah waspada pada penyebaran virus ini karena terlihat semakin banyak orang yang mengenakan masker saat berada di transportasi umum.

Apakah China masih aman untuk dijadikan tujuan wisata?

Directorate General of Health Services atau DGHS, Dr. Atul Goel menyatakan jika HMPV adalah virus yang menyerang pernapasan seperti biasa.

Baca Juga:  RSUD Tripat Lombok Barat Luncurkan Program Hospital Tourism untuk Wisatawan

“Ada berita yang beredar tentang wabah metapneumovirus di China, izinkan saya untuk memperjelasnya,” ujar Dr. Atul Goel.

“Metapneumovirus itu sama seperti virus pernapasan lainnya yang menyebabkan flu biasa dan gejalanya pun mirip dengan flu,” ujarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, pada Jumat, 3 Januari 2025 juga menyatakan kalau negara tersebut masih aman untuk dijadikan tempat liburan.

Ia juga menegaskan jika pemerintah peduli pada kesehatan setiap warga yang berada di negaranya.

“Saya dapat meyakinkan pada Anda semua bahwa pemerintah peduli dengan kesehatan warga negara dan foreigner yang datang ke China,” ucapnya.

“Masih tetap aman untuk bepergian ke China,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Obat Saraf Kejepit Paling Ampuh: Ini Pilihan dan Cara Kerjanya
Obat Batuk: Redakan dengan Bahan Rumahan yang Alami
Cara Memakai Masker agar Mencegah Penyakit
Ederma Clinik Hadirkan Tekhnologi Kecantikan Wonder Face Pertama di Indonesia Tanpa Bedah dan Suntik
Tips Aman Olahraga untuk Menurunkan Gula Darah
11 Olahraga untuk Menurunkan Gula Darah yang Aman Dilakukan
Deteksi Dini Kesehatan Anak, Layanan CKG Puskesmas Perampuan Sasar PAUD 
Puskesmas Perampuan Masifkan Intervensi Gizi Terintegrasi Tekan Angka Stunting
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:26 WITA

Obat Saraf Kejepit Paling Ampuh: Ini Pilihan dan Cara Kerjanya

Senin, 9 Maret 2026 - 04:41 WITA

Obat Batuk: Redakan dengan Bahan Rumahan yang Alami

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:21 WITA

Cara Memakai Masker agar Mencegah Penyakit

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:54 WITA

Ederma Clinik Hadirkan Tekhnologi Kecantikan Wonder Face Pertama di Indonesia Tanpa Bedah dan Suntik

Selasa, 20 Januari 2026 - 07:51 WITA

Tips Aman Olahraga untuk Menurunkan Gula Darah

Berita Terbaru