Warga Desa Suranadi Lombok Barat ditemukan meninggal Gantung Diri

- Reporter

Minggu, 2 Maret 2025 - 22:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pria berusia 24 tahun yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya, Minggu (02/03/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Foto (Humas Polresta Mataram).

pria berusia 24 tahun yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya, Minggu (02/03/2025) sekitar pukul 17.00 WITA. Foto (Humas Polresta Mataram).

BERBAGI News – Warga Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 24 tahun yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya, Minggu (02/03/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Mengetahui kejadian tersebut, Polsek Narmada Polresta Mataram langsung merespon laporan warga dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga:  Puluhan Kambing Mati diduga Korban Hewan Buas

Menurut keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamarnya. Saat itu, pintu kamar dalam keadaan terkunci, sehingga saksi terpaksa mendobraknya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat pintu berhasil dibuka, korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan selendang,” ungkap Kapolsek Narmada, AKP Ahmad Majemuk, S.Pd., pada Minggu malam (02/03/2025).

Melihat kondisi korban, saksi berusaha menurunkannya dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun, saat diperiksa, tubuh korban sudah kaku dan tidak bernapas. Keluarga korban pun langsung menghubungi pihak kepolisian.

Baca Juga:  Tragis! Soal Wanita Mayatnya di Cor di Sumur, Tetangga ungkap Tidak Ada Ribut Ribut

Pihak Polsek Narmada, bersama tim medis dari Puskesmas Suranadi, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Bagian leher hingga dagu korban tampak lebam akibat jeratan selendang, kedua tangan dan kaki sudah kaku, serta ditemukan tanda-tanda biologis yang mengindikasikan korban telah meninggal sebelum ditemukan,” jelas Kapolsek.

Baca Juga:  Update Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi, Satu Orang Meninggal

Atas kejadian ini, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa peristiwa ini adalah sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

“Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru