Warga Binaan Diduga Depresi Diamankan untuk Rehabilitasi di RSJ

- Reporter

Kamis, 3 Juli 2025 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Seorang warga binaan yang diduga mengalami depresi dan kerap meresahkan lingkungan sekitar akhirnya diamankan oleh Bhabinkamtibmas Cakra Timur, Aipda I Made Ardikha, bersama Babinsa setempat, pada Rabu (02/07/2025).

Penanganan cepat ini dilakukan menindaklanjuti laporan warga yang merasa terancam akibat perilaku warga binaan tersebut.

Menurut keterangan pihak kepolisian, warga binaan tersebut menunjukkan tanda-tanda halusinasi berat dan sempat mengancam keluarga serta tetangganya, sehingga menimbulkan kekhawatiran di lingkungan tempat tinggalnya.

Menanggapi laporan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa segera bertindak cepat dengan mengamankan individu tersebut dan membawanya ke RS Sukma Mutiara untuk menjalani observasi serta perawatan lebih lanjut.

“Langkah ini kami ambil demi keamanan bersama serta untuk memastikan yang bersangkutan mendapatkan penanganan medis yang tepat,” ujar Aipda I Made Ardikha.

Baca Juga:  Petugas Bersama Masyarakat Berjibaku Padamkan Api di Bukit Anak Dara Rinjani

Pihak rumah sakit akan melakukan observasi mendalam guna menentukan langkah rehabilitasi selanjutnya bagi warga binaan tersebut.

Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto S.T.K., SIK., membenarkan ada warga yang diamankan untuk dibawa ke rumah sakit jiwa oleh anggota Bhabinkamtibmasnya. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya insiden yang dapat mengganggu situasi kamtibmas.

Langkah cepat yang dilakukan Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Sandubaya ini mendapat apresiasi dari Pimpinannya sebagai respon cepat untuk menghindari munculnya gangguan keamanan.

Baca Juga:  Terseret Ombak, Warga Mataram Belum Ditemukan

“Langkah cepat yang dilakukan anggota tersebut patut kita apresiasi dalam rangka mencegah gangguan Kamtibmas, “ucap Kapolsek Sandubaya.

Ia berharap langkah preventif terhadap gangguan kamtibmas seperti itu dapat terus dilakukan oleh anggota sebagai bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Innalillahi!, PNS asal Lombok Utara ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Mataram
Kebakaran Rumah Warga di Dayen Pekan Ampenan, Polisi dan Damkar bergerak Cepat Padamkan Api
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:11 WITA

TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:01 WITA

Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi

Berita Terbaru