Dinas Sosial Lobar Target Angka Kemiskinan Satu Digit

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 16 April 2025 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Barat (Lobar) yang ke-67 angka kemiskinan di Lombok Barat, yang terkenal dengan sebutan “Gumi Patuh Patuh Patju”, menunjukkan tren menurun, tercatat bahwa jumlah masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan mencapai 96.570 jiwa, atau sekitar 12,95% dari total populasi, menempatkan daerah ini pada urutan keenam dari sepuluh kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Lalu Martajaya, mengungkapkan bahwa upaya untuk menurunkan angka kemiskinan terus dilakukan, terutama untuk masyarakat yang tergolong miskin ekstrem.

Baca Juga:  Jika Desa Miliki Tingkat Kriminalitas Tinggi, Harap Waspada, 6 Desa di NTB Masuk Bahaya Narkoba

“Kita berikan perhatian khusus kepada mereka melalui berbagai bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)”, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai OPD lainnya, seperti Dinas Perdagangan, Pertanian, Ketenagakerjaan, dan lain sebagainya, sangat penting dalam menjalankan program bantuan sosial ini.

Sementara itu, bagi penerima manfaat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mereka mendapatkan bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pusat.

“Kami berharap ke depannya, angka kemiskinan ini bisa turun menjadi satu digit,” ungkap Martajaya optimis.

Lebih lanjut, Martajaya juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah fokus pada pemutakhiran data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSN) yang bersumber dari hasil survei sosial ekonomi (resosek), termasuk data dari penyedia layanan dasar seperti PLN dan Pertamina.

Baca Juga:  Berlangsung Sengit, Haris Karnain Terpilih Jadi Ketua PMI Lombok Barat

“Saat ini, kami sedang melakukan ground checking untuk memastikan keakuratan data tersebut,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dengan adanya satu pintu data bantuan dari kementerian, diharapkan distribusi bantuan bisa lebih efektif dan tepat sasaran. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koalisi Pemuda NTB Desak Percepatan IPR, Pemprov Janjikan Verifikasi dan Perda Pertambangan Rakyat
Kemenhaj Lombok Barat Pastikan Kesiapan Haji 1447H/2026, Manasik Tuntas Lebih Awal, Kuota Terus Meningkat 
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Saber Pangan NTB Cek Bapokting Jelang Ramadhan
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Gelar Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf
Polda NTB Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Oknum Kasat Narkoba Polres Bima Kota Diproses Hukum dan Dipecat
Residivis Curanmor Berstatus DPO Asal Cakranegara Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram
Gerak Cepat BJN, BPBD dan Damkar Bersama TNI–Polri Bersihkan Longsor Jalur Pusuk Sembalun
Curi HP di Garasi Rumah, Pria Jempong Baru Dibekuk Dini Hari oleh Tim Resmob
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:39 WITA

Koalisi Pemuda NTB Desak Percepatan IPR, Pemprov Janjikan Verifikasi dan Perda Pertambangan Rakyat

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:26 WITA

Kemenhaj Lombok Barat Pastikan Kesiapan Haji 1447H/2026, Manasik Tuntas Lebih Awal, Kuota Terus Meningkat 

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:34 WITA

Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Saber Pangan NTB Cek Bapokting Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:45 WITA

Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Gelar Sosialisasi Sertifikasi Tanah Wakaf

Selasa, 10 Februari 2026 - 05:54 WITA

Residivis Curanmor Berstatus DPO Asal Cakranegara Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Berita Terbaru