Dinas Sosial Lobar Target Angka Kemiskinan Satu Digit

Rabu, 16 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Barat (Lobar) yang ke-67 angka kemiskinan di Lombok Barat, yang terkenal dengan sebutan “Gumi Patuh Patuh Patju”, menunjukkan tren menurun, tercatat bahwa jumlah masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan mencapai 96.570 jiwa, atau sekitar 12,95% dari total populasi, menempatkan daerah ini pada urutan keenam dari sepuluh kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Lalu Martajaya, mengungkapkan bahwa upaya untuk menurunkan angka kemiskinan terus dilakukan, terutama untuk masyarakat yang tergolong miskin ekstrem.

Baca Juga:  Fauzan Khalid: Penting, Peran Masyarakat dalam Pengawasan Pemilu

“Kita berikan perhatian khusus kepada mereka melalui berbagai bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)”, ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan berbagai OPD lainnya, seperti Dinas Perdagangan, Pertanian, Ketenagakerjaan, dan lain sebagainya, sangat penting dalam menjalankan program bantuan sosial ini.

Sementara itu, bagi penerima manfaat yang telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mereka mendapatkan bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pusat.

Baca Juga:  Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat Salurkan CSR BSI Hasanuddin Mataram pada Sepuluh Siswa Prestasi Akdemik

“Kami berharap ke depannya, angka kemiskinan ini bisa turun menjadi satu digit,” ungkap Martajaya optimis.

Lebih lanjut, Martajaya juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah fokus pada pemutakhiran data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional (DTSN) yang bersumber dari hasil survei sosial ekonomi (resosek), termasuk data dari penyedia layanan dasar seperti PLN dan Pertamina.

Baca Juga:  Anggota DPRD Kota Mataram Haris Maulana Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih

“Saat ini, kami sedang melakukan ground checking untuk memastikan keakuratan data tersebut,” katanya.

Ia menegaskan bahwa dengan adanya satu pintu data bantuan dari kementerian, diharapkan distribusi bantuan bisa lebih efektif dan tepat sasaran. ***

Berita Terkait

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur
PLN UIW NTB Perkuat Semangat Kemerdekaan ke-81, Srikandi UP3 Sumbawa Pastikan Kesiapan Material untuk Listrik Andal
Ngaji Pagi, MTsN 2 Lobar Adakan Kajian Kitab Fiqih Ibadah Bagi Siswa
Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan
Fraksi PPP Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker PPA / PPO Polresta Mataram
Teriakan “Uang Saku ” Menggaung saat Pelepasan Atlet, Ketua KONI Lobar Sebut Ada Perubahan Teknis
BPS: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat
Wellness Tourism: Strategi NTB Membangun Pariwisata Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:48

PLN UIW NTB Perkuat Semangat Kemerdekaan ke-81, Srikandi UP3 Sumbawa Pastikan Kesiapan Material untuk Listrik Andal

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:05

Ngaji Pagi, MTsN 2 Lobar Adakan Kajian Kitab Fiqih Ibadah Bagi Siswa

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:01

Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:44

Fraksi PPP Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker PPA / PPO Polresta Mataram

Berita Terbaru