Innalillahi!, RMA Warga Jempong Mataram Akhiri Hidup Gantung Diri

- Reporter

Kamis, 22 Mei 2025 - 12:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Suasana duka menyelimuti warga Jempong – Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Kamis (22/05/2025), setelah seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya. Kejadian tragis ini sontak mengejutkan keluarga dan warga sekitar.

Korban diketahui berinisial RMA (22), warga setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh saudaranya sendiri, yang saat itu diminta sang ayah untuk membangunkan korban. Namun, betapa terkejutnya ia saat melihat tubuh sang kakak sudah tergantung di ventilasi kamar menggunakan selendang.

Baca Juga:  Viral! Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92 Arah Jakarta, Banyak Kendaraan Ringsek Bertumpuk

Teriakan histeris pun memecah keheningan pagi itu. Sang ayah yang mendengar langsung bergegas ke kamar dan menyaksikan kondisi anaknya yang sudah tak bernyawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendapat laporan dari warga, Polsek Ampenan bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pengumpulan bahan keterangan guna memastikan kronologi serta motif di balik dugaan aksi nekat tersebut.

Baca Juga:  Petugas Bersama Masyarakat Berjibaku Padamkan Api di Bukit Anak Dara Rinjani

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta membenarkan peristiwa ini dan menjelaskan bahwa keluarga korban sempat meminta bantuan warga sekitar untuk menurunkan tubuh korban, dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun, saat diperiksa, nyawa korban sudah tidak tertolong.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan dan mengamankan lokasi. Tim melakukan pemeriksaan awal bersama pihak medis. Pihak keluarga menyatakan bahwa ini murni musibah dan menolak dilakukan otopsi,” jelas AKP Gede Sukarta.

Baca Juga:  Pesawat Gantole Jatuh di Pemakaman Desa, Warga Panik dan Bantu Evakuasi

Pihak keluarga menyampaikan bahwa mereka menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai takdir. Proses pemakaman pun dilakukan secara kekeluargaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Kepolisian juga menghimbau warga untuk saling peduli dan peka terhadap kondisi sosial maupun psikologis orang-orang terdekat. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Innalillahi!, PNS asal Lombok Utara ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Mataram
Kebakaran Rumah Warga di Dayen Pekan Ampenan, Polisi dan Damkar bergerak Cepat Padamkan Api
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:11 WITA

TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:01 WITA

Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA