Innalillahi!, RMA Warga Jempong Mataram Akhiri Hidup Gantung Diri

Kamis, 22 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Suasana duka menyelimuti warga Jempong – Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, Kamis (22/05/2025), setelah seorang pemuda ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya. Kejadian tragis ini sontak mengejutkan keluarga dan warga sekitar.

Korban diketahui berinisial RMA (22), warga setempat. Ia pertama kali ditemukan oleh saudaranya sendiri, yang saat itu diminta sang ayah untuk membangunkan korban. Namun, betapa terkejutnya ia saat melihat tubuh sang kakak sudah tergantung di ventilasi kamar menggunakan selendang.

Baca Juga:  Musim Hujan Ekstrem, Jelang Natal, dan Tahun Baru PLN bagikan Tips Aman Gunakan Listrik

Teriakan histeris pun memecah keheningan pagi itu. Sang ayah yang mendengar langsung bergegas ke kamar dan menyaksikan kondisi anaknya yang sudah tak bernyawa.

Mendapat laporan dari warga, Polsek Ampenan bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi dan pengumpulan bahan keterangan guna memastikan kronologi serta motif di balik dugaan aksi nekat tersebut.

Baca Juga:  Gagal Taklukan Mandalika! Kembali Marc Marquez Jatuh di Sirkuit Mandalika MotoGP 2025 dalam Sesi

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta membenarkan peristiwa ini dan menjelaskan bahwa keluarga korban sempat meminta bantuan warga sekitar untuk menurunkan tubuh korban, dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun, saat diperiksa, nyawa korban sudah tidak tertolong.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan dan mengamankan lokasi. Tim melakukan pemeriksaan awal bersama pihak medis. Pihak keluarga menyatakan bahwa ini murni musibah dan menolak dilakukan otopsi,” jelas AKP Gede Sukarta.

Baca Juga:  Dua Pelajar di Mataram Berjanji Untuk Berkelahi, ini yang Terjadi

Pihak keluarga menyampaikan bahwa mereka menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai takdir. Proses pemakaman pun dilakukan secara kekeluargaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Kepolisian juga menghimbau warga untuk saling peduli dan peka terhadap kondisi sosial maupun psikologis orang-orang terdekat. ***

Berita Terkait

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:27

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:27

Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:50

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Berita Terbaru