Mataram, GONTB – Pemerintah Kota Mataram secara resmi meluncurkan Gerakan Tanam Cabai Serentak Se-Kota Mataram yang melibatkan lebih dari 80.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak PAUD/TK, pelajar SD dan SMP, kader lingkungan, ASN, hingga masyarakat umum.
Gerakan ini digelar sebagai wujud nyata edukasi dini tentang pemanfaatan lahan sempit dan penguatan ketahanan pangan keluarga di wilayah perkotaan.
Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa keterlibatan lintas generasi dalam kegiatan ini menjadi pesan penting untuk mengedukasi masyarakat sejak dini tentang pentingnya bercocok tanam, terutama di tengah keterbatasan ruang di kawasan urban.
“Mataram ini luasnya hanya 61,3 kilometer persegi. Setiap jengkal lahan harus dioptimalkan, termasuk halaman rumah. Melalui gerakan ini, kita mengajarkan sejak dini kepada anak-anak kita, bagaimana menanam bisa menjadi budaya, bahkan solusi jangka panjang untuk mengendalikan inflasi dan memperkuat kemandirian pangan,” ungkapnya saat membuka kegiatan ini. Selasa (17/06/2025).
Cabai dipilih sebagai komoditas utama dalam gerakan ini karena perannya sebagai salah satu penyumbang inflasi. Dengan menanam cabai di rumah, masyarakat tidak hanya belajar bertani di perkotaan, tetapi juga ikut membantu menstabilkan harga pasar dari sisi konsumsi.
Wali Kota juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, yang dinilai memiliki peran signifikan dalam mendorong partisipasi masyarakat secara masif.
“Gerakan ini tidak akan sebesar ini tanpa gerakan dari bawah yang dikomandoi oleh Ibu Ketua TP PKK. Dukungan dan gerakan masif inilah yang membuat lebih dari 80.000 orang terlibat, baik secara daring maupun luring,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor, termasuk keterlibatan aktif sekolah-sekolah, lembaga pendidikan, para ASN, serta berbagai komunitas masyarakat.
“Kita punya 66 KWT aktif tersebar di Kota Mataram memberikan bibit kepada masyarakat,” ujar Bunda Kikin sapaan akrabnya. ***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT













