Forum Tenaga Honor NTB Bakal Geruduk BKD NTB untuk Suarakan Tuntutan Non-ASN

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Jumat, 1 Agustus 2025 - 18:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Forum Tenaga Honor Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar Haering dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB.

Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan pada Senin, 4 Agustus 2025, dan bertujuan untuk menyuarakan berbagai tuntutan terkait peserta non-ASN yang tergabung dalam Perjanjian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya bagi mereka yang tidak terdaftar dalam database resmi.

Ketua Forum, Nasrullah, mengungkapkan bahwa Hearing ini sebagai wadah menyampaikan kekesalan bagi anggota forum yang merupakan tenaga non-ASN yang selama ini berkontribusi dalam berbagai sektor namun tidak mendapatkan pengakuan resmi.

“Kami akan gedor pintu BKD Provinsi untuk menyampaikan suara kami,” ujar Nasrullah.

Nasrudin, perwakilan lain dari Forum Tenaga Honor, menjelaskan bahwa istilah R4 merujuk pada “Rombongan 4,” yaitu peserta yang dinyatakan lulus seleksi kompetensi PPPK tetapi tidak terdaftar dalam sistem pendataan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Baca Juga:  Pemkot Mataram Bangun Huntara Untuk Masyarakat Terdampak Eksekusi Lahan Pondok Perasi

“Kami adalah tenaga yang berkontribusi penting, tetapi hak-hak kami tidak diakui. Ini sangat mengecewakan,” keluhnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nasrullah berharap pemerintah dapat lebih peka terhadap keberadaan tenaga kerja tidak tetap dan menciptakan sistem pengangkatan yang inklusif, yang tidak hanya mengakui keberadaan mereka tetapi juga memberikan hak dan kesejahteraan yang setara.

“Kami akan terus berjuang untuk mendapatkan keadilan dan pengakuan atas kontribusi kami di tengah dinamika dunia kerja yang terus berubah,” tutup Nasrullah.

Sementara itu, Budi Sasaki, Sekretaris Forum, menambahkan bahwa mereka memiliki beberapa tuntutan yang akan disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga:  Warga Pondok Prasi Terharu Bahagia Tempati Huntara dari Pemkot Mataram

Tuntutan itu meliputi pengakuan resmi terhadap peserta R4 sebagai tenaga kompeten yang setara dengan tenaga PPPK lainnya, pengangkatan tenaga R4 menjadi PPPK dengan status paruh waktu, serta mendorong pemerintah untuk melakukan pendataan dan verifikasi yang akurat.

“Mari kita dorong agar ada alokasi anggaran khusus dalam APBD untuk memberikan insentif kepada tenaga R4 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi kami. Kami juga meminta agar perwakilan R4 dilibatkan dalam diskusi kebijakan yang menyangkut tenaga honor dan PPPK,” tambah Budi.

Kegiatan Hearing ini diharapkan menjadi pintu masuk untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara tenaga non-ASN dan BKD Provinsi NTB, Forum Tenaga Honor berharap melalui tuntutan yang diajukan, mereka dapat memperjuangkan hak-hak yang selama ini terabaikan dan memperoleh pengakuan yang sesuai atas peran mereka dalam memberikan pelayanan publik.

Baca Juga:  Mataram Culture Fest 2025 : Merayakan Keberagaman Menyulam Identitas Kota

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah
Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain
Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB
KKN PMD Unram 2025 Desa Menggala, Transformasi Pertanian Desa Menggala Melalui Irigasi Tetes dan Pupuk Organik
Polresta Mataram Gelar Bakti Sosial dan Silaturahmi di Panti Asuhan Dharma Laksana Dwi Jendra
Darurat Sampah! Pemkot Mataram Instruksikan Warga Pilah Sampah dengan Kantong Plastik Hitam Putih
Kelurahan Pejarakan Karya Sabet Juara 1 Lomba Poksus UP2K dan Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Mataram
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:31 WITA

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:41 WITA

Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 10:25 WITA

Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:22 WITA

Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:15 WITA

KKN PMD Unram 2025 Desa Menggala, Transformasi Pertanian Desa Menggala Melalui Irigasi Tetes dan Pupuk Organik

Berita Terbaru

Go Peristiwa

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:20 WITA

Go Nusantara

Listrik Andal di NTB, PLN UIW NTB Perkuat Budaya Safety

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:37 WITA

Go Nasional

Kemendagri Cari Solusi Terbaik Tarif Listrik untuk Papua Nugini

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:34 WITA