Rinjani, Gubernur NTB: Validasi Geopark Bukan Tujuan Akhir

Selasa, 1 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menjamu Tim Assessor Unesco Global Geopark, Alain Petit dan Marekazu Onho di Pendopo Gubernur NTB, Selasa malam, 1 Juli 2025. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal saat menjamu Tim Assessor Unesco Global Geopark, Alain Petit dan Marekazu Onho di Pendopo Gubernur NTB, Selasa malam, 1 Juli 2025. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

GONTB – Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan hasil revalidasi Unesco Global Geopark Rinjani Lombok bukanlah tujuan akhir.

Ia menilai proses konservasi berkelanjutan jauh lebih penting, mengingat kawasan Rinjani yang membentang di seluruh Pulau Lombok.

“Pengakuan, kemudian tervalidasi itu hanyalah cara, alat kita. Alat untuk mendorong kita untuk termotivasi untuk mengkonservasi kawasan geopark ini dengan lebih baik. Karena ada proses revalidasi ini maka ada guidance buat kita apa sih checklist yang harus kita lakukan. Ini keuntungan kita direview oleh orang,” ungkap Gubernur saat menjamu Tim Assessor Unesco Global Geopark, Alain Petit dan Marekazu Onho di Pendopo Gubernur NTB, Selasa malam, 1 Juli 2025.

Baca Juga:  1 April 2025, Ini Aturan Baru Mendaki Gunung Rinjani

Menurut Gubernur,  generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengkonservasi kawasan Geopark Rinjani agar bisa membawa manfaat jangka panjang, dimulai dengan memahami sejarah terbentuknya Pulau Lombok.

Baca Juga:  Air Terjun Mangku Sakti, Permata Alam di Lombok Timur

Pemerintah Provinsi NTB, kata Gubernur berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya konservasi.

Ia menekankan pentingnya dukungan tidak hanya dalam bentuk pendanaan, tetapi juga melalui kebijakan strategis yang selaras dengan visi pembangunan provinsi.

Baca Juga:  Terbaru! PLN NTB Bangun PLTMH Pandanduri Lombok Timur, Ini Kapasitasnya

Sementara General Manager Unesco Global Geopark Rinjani Lombok, Qwadru Putro Wicaksono melaporkan  proses revalidasi telah dilakukan selama empat hari dengan mengunjungi sejumlah geosite serta berdialog dengan para mitra geopark.

Proses ini juga melibatkan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO serta perwakilan dari Kementerian Pariwisata. ***

Berita Terkait

Tekan Kenakalan Pemuda, DPRD Mataram Desak Peningkatan Patroli dan Edukasi di Sekolah
Gandeng Masyarakat dan Pelaku Usaha, Kapolda NTB Pasok Air Bersih dan Urai Masalah Gili Trawangan
Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan
Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!
Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:01

Tekan Kenakalan Pemuda, DPRD Mataram Desak Peningkatan Patroli dan Edukasi di Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:46

Gandeng Masyarakat dan Pelaku Usaha, Kapolda NTB Pasok Air Bersih dan Urai Masalah Gili Trawangan

Kamis, 10 September 2026 - 14:49

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan

Kamis, 10 September 2026 - 11:25

Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Berita Terbaru