Semangat Kemerdekaan, PLN NTB dan Tim Gegana Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Objek Vital Nasional

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah NTB menurunkan 1 unit penjinak bom (jibom) beranggotakan 10 personel, lengkap dengan peralatan khusus untuk deteksi, proteksi, penjinakan, dan pendukung operasi. Foto (PLN NTB).

Tim Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah NTB menurunkan 1 unit penjinak bom (jibom) beranggotakan 10 personel, lengkap dengan peralatan khusus untuk deteksi, proteksi, penjinakan, dan pendukung operasi. Foto (PLN NTB).

Mataram, GONTB – Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menggelar simulasi tanggap darurat terhadap ancaman bom di tiga lokasi kerja strategis, yakni PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Mataram, PLN Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) NTB, PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) NTB.

Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen PLN untuk menjaga keamanan dan keandalan pasokan listrik sebagai objek vital nasional yang mendukung kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah.

Sebanyak 60 peserta yang terdiri dari pegawai UPT Mataram, UP2B NTB, UP2D NTB, satuan pengamanan, dan tenaga alih daya mengikuti kegiatan dari pukul 09.00 hingga 12.00 WITA.

Baca Juga:  SIM C Gratis persembahan Satlantas Polres Lombok Tengah

Kegiatan dipandu langsung oleh Tim Gegana Satuan Brimob Kepolisian Daerah NTB yang menurunkan 1 unit penjinak bom (jibom) beranggotakan 10 personel, lengkap dengan peralatan khusus untuk deteksi, proteksi, penjinakan, dan pendukung operasi.

Materi pembekalan mencakup pengenalan jenis-jenis bahan peledak, prosedur standar penanganan ancaman, serta teknik identifikasi benda mencurigakan.

Tim Gegana mempraktikkan penggunaan X-Ray portabel, body armour EOD-9, disruptor recoiles, blasting machine, binocular, stik pengaman, bom blanket, serta kendaraan taktis dengan bom bin.

Setelah sesi teori, peserta menjalani simulasi penanganan ancaman di area kantor. Skenario dibuat realistis, dimulai dari penemuan benda mencurigakan di titik vital, proses evakuasi seluruh pegawai, isolasi area, hingga penindakan oleh tim penjinak bom. Semua tahap mengikuti protokol keselamatan objek vital nasional yang berlaku.

Baca Juga:  Hari Mangrove Sedunia, Intip Fasilitas Baru di Ekowisata Bale Mangrove Jerowaru

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa keamanan infrastruktur kelistrikan adalah prioritas utama.

“Aset kelistrikan PLN adalah tulang punggung kehidupan masyarakat dan perekonomian daerah. Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan setiap insan PLN memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi situasi darurat, sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Sri Heny melalui rilis yang diterima Selasa 12 Agustus 2025.

Sri Heny juga mengapresiasi kerja sama yang baik dengan aparat keamanan. “Kami berterima kasih kepada Tim Gegana Brimob Polda NTB karena telah memberikan pelatihan dan pendampingan. Sinergi ini menjadi kunci untuk menjaga kelistrikan NTB tetap andal dan aman dari berbagai potensi ancaman, selaras dengan semangat Hari Kemerdekaan untuk menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa,” tambahnya.

Baca Juga:  Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau Kesiapan Sistem Kelistrikan PLN untuk MotoGP Mandalika 2025

Simulasi ini menjadi sarana penting untuk membangun budaya siap di lingkungan kerja. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada latihan prosedur teknis penanganan ancaman, tetapi juga membentuk mental seluruh pegawai agar selalu siap dan tanggap.

Selain itu, latihan ini turut mendorong peningkatan kecepatan respon dan koordinasi, sehingga langkah awal penanganan dapat dilakukan secara tepat sebelum tim profesional tiba, guna meminimalkan potensi risiko terhadap keselamatan dan keberlangsungan operasional kelistrikan.

Berita Terkait

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto
Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028
Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis
Aksi Bersih Pantai Senggigi, DPC Demokrat Lombok Barat Dorong Gerakan “Langit Biru Indonesia Asri”
Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Polresta Mataram Bantu Lansia Kursi Roda

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Selasa, 1 September 2026 - 20:30

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:48

Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:13

MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:06

Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028

Berita Terbaru