Kades Selat Minta Evaluasi MBG, Usai Kejadian Keracunan anak SD

- Reporter

Kamis, 4 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Lombok Barat, GONTB – Menanggapi insiden dugaan keracunan makanan bergizi gratis (MBG) yang dialami 17 siswa SDN 1 Selat, Kecamatan Narmada, pihak pemerintah Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Kabupaten Lombok Barat memberikan penjelasan resmi terkait kondisi terkini dan langkah penanganan.

“Kemarin waktu kita bawa anak-anak ke Puskesmas Suranadi, semuanya langsung ditangani oleh tenaga kesehatan. Syukurnya kondisi mereka membaik setelah mendapatkan perawatan, dan seluruhnya sudah diizinkan pulang ke rumah masing-masing,” jelas Sabudi, S.Sos.i, Kepala Desa Selat Narmada, Lombok Barat, saat dikonfirmasi langsung ke kediamannya, Kamis, 4 September 2025.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti dari gejala keracunan tersebut.

Baca Juga:  Rakor MBG, Bupati LAZ: MBG Dorong Ekonomi Lokal dan Cegah Stunting

“Sampai sekarang kami belum memperoleh kepastian apa yang menyebabkan keracunan. Apakah berasal dari makanan, dari proses pengolahan atau pola memasaknya, kami masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Jadi, belum bisa kami sampaikan hal itu secara pasti,” terangnya.

Lebih lanjut, Sabudi menyebutkan bahwa saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan BPOM untuk mengetahui penyebab pastinya.

“Kami tidak berani menduga sebab Kejadian ini, akan dipastikan setelah hasil uji laboratorium keluar,” imbuhnya.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk saat ini, hanya terdapat satu dapur penyedia MBG yang beroperasi diwilayahnya.

“Memang baru satu dapur yang berjalan. Harapan kami, pengelola dapur dapat meningkatkan kualitas, mulai dari proses memasak, penyimpanan, hingga distribusi makanan. Hal ini penting agar standar keamanan pangan benar-benar terpenuhi dan kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya menekankan perlunya evaluasi menyeluruh.

Baca Juga:  Camat Kuripan, 5 Dapur MBG Telah Beroperasi Layani 15 Ribu Siswa

“Kami sudah melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan, sekolah, dan juga masyarakat penerima manfaat. Kalau ada makanan yang dirasa janggal, sebaiknya jangan langsung dibagikan kepada anak-anak. Guru maupun orang tua juga harus lebih hati-hati dalam mengawasi. Semua pihak perlu terlibat agar program ini benar-benar bermanfaat dan tidak menimbulkan masalah,” ungkapnya.

Menutup keterangannya, Sabudi menegaskan bahwa kasus di SDN 1 Selat merupakan kejadian pertama yang tercatat di wilayah desa Selat.

Baca Juga:  Warga Dasan Geres Kenang Jiwa Sosial Brigjen L. Iwan di Tengah Proses Hukum

“Ini baru pertama kali terjadi. Karena itu, kami akan menjadikannya sebagai evaluasi besar agar ke depan pengawasan semakin diperketat. Kami juga berharap penyedia jasa katering bisa meningkatkan kualitas layanan mereka. Anak-anak harus mendapatkan makanan yang sehat, aman, dan benar-benar layak konsumsi,” pungkasnya.

Terpisah kepala dapur Muhammad Asrorudin mengatakan usai mendengar kejadian keracunan, pihaknya dan Babinsa langsung mengantarkan siswa yang di duga mengalami keracunan ke puskesmas.

“Alhamdulillah siswa langsung mendapatkan perawatan insensitif sudah bisa di tangani dan mereka sudah pulang, ” terang Asror. ***

Berita Terkait

Aksi Tarian Erotis di Ruang Publik Viral, Ponpes Darul Hikmah NWDI Desak LPA Mataram Bersikap
Seorang Kakek ditemukan Meninggal di Kontrakan
Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar
Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:26

Aksi Tarian Erotis di Ruang Publik Viral, Ponpes Darul Hikmah NWDI Desak LPA Mataram Bersikap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:45

Seorang Kakek ditemukan Meninggal di Kontrakan

Rabu, 30 September 2026 - 18:52

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan

Selasa, 29 September 2026 - 16:25

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani

Senin, 28 September 2026 - 13:13

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40