Wagub NTB Ingatkan Bahaya Nikah Dini upaya Tekan Stunting

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP saat mengunjungi SMAN 1 Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (1/11/2025). Foto (Pemprov NTB)

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP saat mengunjungi SMAN 1 Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (1/11/2025). Foto (Pemprov NTB)

GONTB – Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, mengingatkan para pelajar di Dompu untuk tidak terburu-buru menikah di usia muda.

Ditegaskannya, pernikahan dini tidak hanya berdampak pada kesehatan reproduksi, tetapi juga berpotensi besar menyebabkan lahirnya anak-anak stunting.

Pesan tersebut disampaikan Wagub Dinda dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Fisik dan Seksual pada Anak serta Pendewasaan Usia Perkawinan di SMAN 1 Woja, Kabupaten Dompu, Sabtu (1/11/2025).

“Kematangan psikis tidak hanya berkaitan dengan kesehatan reproduksi, tetapi juga menyangkut masa depan generasi. Ketika menikah di usia muda, potensi melahirkan anak stunting besar”, ujar Umi Dinda, sapaan akrab Wagub NTB.

Baca Juga:  HAB Ke-80 Kemenag Lombok Barat, Jalan Sehat Pesantren dan Upaya Tekan Pernikahan Dini

Wagub Dinda menilai, pasangan yang menikah di usia muda umumnya belum siap menghadapi tantangan kehidupan rumah tangga, karena keterbatasan pengetahuan, pengalaman dan kematangan emosional.

“Keterbatasan pengetahuan, pengalaman dan usia membuat pasangan muda sering tidak memahami bagaimana menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan rumah tangga”, jelasnya.

Baca Juga:  Jika Desa Miliki Tingkat Kriminalitas Tinggi, Harap Waspada, 6 Desa di NTB Masuk Bahaya Narkoba

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Dinda menyoroti meningkatnya kasus kekerasan fisik dan seksual terhadap anak, yang sebagian besar dilakukan orang terdekat korban. Wagub NTB mengajak para guru dan wali kelas untuk menjadi tempat aman bagi siswa dalam bercerita dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

“Mari kita awasi dengan baik anak-anak kita. Tidak hanya bebas dari narkoba dan bullying, tetapi juga terlindungi dari kekerasan fisik maupun seksual”, tandasnya.

Dikayakannya pula, pentingnya peran Duta GenRe (Generasi Berencana) sebagai mentor sebaya yang dapat memberikan edukasi dan teladan bagi remaja dalam merencanakan masa depan yang sehat, cerdas dan berdaya.

Baca Juga:  Lombok Barat Catat Penurunan Kasus Kekerasan Anak, Dinas BP3KB: ini Kunci Pencegahannya

Kegiatan tersebut, dihadiri Wakil Bupati Dompu Syirajuddin serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu. Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen memperkuat gerakan pencegahan pernikahan usia dini sebagai bagian dari strategi besar menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. ***

Penulis : Redaksi GONTB

Editor : Redaksi GONTB

Sumber Berita: Pemprov NTB

Berita Terkait

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur
PLN UIW NTB Perkuat Semangat Kemerdekaan ke-81, Srikandi UP3 Sumbawa Pastikan Kesiapan Material untuk Listrik Andal
Ngaji Pagi, MTsN 2 Lobar Adakan Kajian Kitab Fiqih Ibadah Bagi Siswa
Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan
Fraksi PPP Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker PPA / PPO Polresta Mataram
Teriakan “Uang Saku ” Menggaung saat Pelepasan Atlet, Ketua KONI Lobar Sebut Ada Perubahan Teknis
BPS: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat
Wellness Tourism: Strategi NTB Membangun Pariwisata Berkualitas

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:51

Dukung Program Kelurahan Berdaya, Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah di Pagutan Timur

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:48

PLN UIW NTB Perkuat Semangat Kemerdekaan ke-81, Srikandi UP3 Sumbawa Pastikan Kesiapan Material untuk Listrik Andal

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:01

Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:44

Fraksi PPP Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker PPA / PPO Polresta Mataram

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:07

Teriakan “Uang Saku ” Menggaung saat Pelepasan Atlet, Ketua KONI Lobar Sebut Ada Perubahan Teknis

Berita Terbaru