Armada tak Ideal, Kolaborasi Atasi Bencana

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal memantau wilayah-wilayah di Kota Mataram yang terdampak banjir. Minggu (06/07/2025) Foto (Doc.Ist)

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal memantau wilayah-wilayah di Kota Mataram yang terdampak banjir. Minggu (06/07/2025) Foto (Doc.Ist)

GONTB – Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal menyatakan bencana bisa datang lebih cepat dan lebih besar daripada kesiapan menanggulanginya.

Karena itu, pemerintah provinsi NTB harus memaksimalkan kapasitas yang dimiliki.

Menurut Gubernur, dalam menanggulangi bencana bukan hanya tugas BPBD tapi tugas bersama baik Korem, Polda, SAR, Danlanud, Danlanal, Tagana, dan bahkan Pramuka.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

“Menanggulangi bencana menjadi tanggung jawab bersama,” katanya usai apel kesiapsiagaan bencana, Jumat 28 November 2025.

Baca Juga:  Khawatir Kejelasan Nasib Mereka, Forum Aliansi Honorer NTB Tuntut BKD Transparan

Menyinggung kesiapan armada, Gubernur menyatakan armada yang ada saat ini belum ideal. Meski tidak ideal bisa berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan instansi vertikal lainnya seperti Basarnas dan Balai Wilayah Sungai (BWS).

Baca Juga:  Gubernur NTB Optimistis Lampaui Target BPK, Utang BLUD Tuntas 100 Persen

“Dari pengecekan lapangan, ada 15 excavator yang ready. Tapi alat transportasinya hanya satu, Karena itu, pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR agar mendapatkan bantuan satu lagi alat tranportasi,” katanya. (DSHD)

Penulis : Dedi Suhadi

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Berita Terkait

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Jumat, 4 September 2026 - 19:23

Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru