Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

- Reporter

Sabtu, 11 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Mataram, GONTB – Kabar segar datang dari dunia keumatan di Nusa Tenggara Barat. Pengurus Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB masa khidmat 2025–2030 resmi dikukuhkan di Auditorium UIN Mataram, Sabtu (11/4/2026).

Ketua Panitia, HK Lalu Winengan, menyampaikan komitmen MUI NTB untuk mendukung program pemerintah daerah.

“Kami siap bersama-sama mengawal program Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kita bersama mulai hari ini dan seterusnya, kami siap ditugaskan. Alhamdulillah, persiapan pengukuhan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Gak tanggung-tanggung, pengurus baru di bawah komando Dr. Badrun ini membawa semangat “Sinergi Ulama dan Umara Menjaga NKRI dari NTB”. Total ada 124 tokoh mulai dari guru besar, doktor, hingga cendekiawan yang siap pasang badan buat bangun umat.

Baca Juga:  MXGP 2024: Penjabat Gubernur NTB Hassanudin, Melihat Dampak Luas MXGP di Sirkuit Selaparang

Ternyata, pengurus baru ini gak nunggu pelantikan buat kerja. Dr. Badrun mengungkapkan kalau timnya sudah mulai memetakan masalah di lapangan. Dua isu besar yang jadi perhatian serius adalah maraknya judi sabung ayam di Mataram dan darurat narkoba yang masuk ke lingkungan masyarakat.

“Kami sudah mulai bekerja. Masalah seperti sabung ayam dan narkoba butuh sinergi semua pihak, dan kami siap bekerja sama menyelesaikannya,” tegas Dr. Badrun.

Baca Juga:  Mundur Jadi Sekda NTB! Lalu Gita Ariadi Jadi Dosen IPDN, Gubernur Buka Seleksi

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal Miq Iqbal, memberikan pesan yang cukup “pedas” tapi membangun. Ia menantang MUI NTB untuk tidak hanya berdiskusi di dalam ruangan (bahsul masail), tapi juga melakukan Ijtihad Sosial.

Artinya, MUI diharapkan ada di garis terdepan buat ngurusin masalah nyata: Stop Pernikahan Dini: Menekan angka pernikahan anak yang masih tinggi.
Lawan Narkoba dan Pelecehan: Melindungi institusi pendidikan Islam (pesantren) dari stigma negatif terkait isu pelecehan.

Spiritualitas sebagai Kunci: Miq Iqbal yakin target nol kemiskinan ekstrem di 2029 gak bakal tercapai kalau pembangunan spiritualitasnya gak jalan.

Baca Juga:  NTB Terapkan Pidana Kerja Sosial, Implementasi KUHP Baru

Ketua MUI Bidang Komunikasi dan Digital, Masduki Baidlowi, juga mengingatkan peran MUI sebagai waratsatul anbiya (pewaris nabi). Di era digital ini, MUI harus bisa membimbing umat agar Islam tetap dipahami sebagai rahmat bagi alam semesta, bukan malah jadi sumber perpecahan.

Senada dengan itu, Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, yang turut hadir memberikan resep manjur buat nata dunia Ilmu Ulama + Kebijaksanaan Pemimpin = Kesejahteraan.

“Politik itu bagian dari syariat kalau tujuannya buat memenangkan kebijakan yang manfaat bagi rakyat, bukan cuma kejar kekuasaan,” ujar Nusron. ***

Berita Terkait

Aksi Tarian Erotis di Ruang Publik Viral, Ponpes Darul Hikmah NWDI Desak LPA Mataram Bersikap
Sambut Hari Santri ke-12, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah NWDI Serukan Aksi Sosial dan Adaptasi AI
Kepala Kemenag Lombok Barat Tekankan Pentingnya Kembalikan Peran Utama Pondok Pesantren di Peringatan Hari Santri 2026
Kisruh Saling Pecat di Partai PPP NTB , Guru Besar Hukum: Lihat Sesuai Peraturan Organisasi
Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran
Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON
PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026, ini Lokasinya
“Teberiuk” untuk Montong Are, Heri Iskan Daftar Calon Kades

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:26

Aksi Tarian Erotis di Ruang Publik Viral, Ponpes Darul Hikmah NWDI Desak LPA Mataram Bersikap

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:07

Sambut Hari Santri ke-12, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah NWDI Serukan Aksi Sosial dan Adaptasi AI

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:54

Kepala Kemenag Lombok Barat Tekankan Pentingnya Kembalikan Peran Utama Pondok Pesantren di Peringatan Hari Santri 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:54

Kisruh Saling Pecat di Partai PPP NTB , Guru Besar Hukum: Lihat Sesuai Peraturan Organisasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20

Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran

Berita Terbaru