Dr. Riyan: Onthel dan Vespa Tua

Dr. Riyan, Pimpinan Ponpes Al-Bukhari Lombok Pancor Semayan, Praya Lombok Tengah - NTB.

- Reporter

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Di tengah derasnya arus modernisasi, sepeda ontel dan Vespa tetap hadir membawa nilai yang tidak lekang oleh zaman: kesederhanaan, ketenangan, dan makna perjalanan. Di lingkungan Pondok Pesantren Al-Bukhari Lombok, keberadaan ontel dan Vespa bukan hanya tentang kendaraan klasik, tetapi juga mencerminkan filosofi kehidupan santri yang sederhana namun penuh arah. Sepeda ontel mengajarkan bahwa hidup tidak selalu harus melaju cepat. Ia bergerak perlahan, tetapi pasti. Sama seperti proses menuntut ilmu di pesantren: tidak instan, membutuhkan kesabaran, istiqamah, dan perjuangan panjang.
Baca Juga:  Ketika Gemericik Air Terangi Jalan
Dari setiap kayuhan, seakan ada pesan bahwa keberkahan hidup bukan terletak pada seberapa cepat seseorang mencapai tujuan, tetapi pada bagaimana ia menikmati proses dengan penuh syukur kepada Allah. Begitu pula Vespa, dengan segala karakter dan keunikannya, menjadi simbol persaudaraan dan perjalanan. Lecet pada bodinya bukan aib, melainkan jejak cerita.
Baca Juga:  POSBAKUM Kelurahan Pejarakan Karya, Warga: Fasilitas Yang Inovatif
Sama seperti kehidupan seorang santri, yang ditempa oleh proses, ujian, dan pengalaman agar menjadi pribadi yang lebih kuat dan bernilai. Filosofinya sederhana: manusia tidak harus sempurna untuk menjadi bermakna. Di Ponpes Al-Bukhari Lombok, suasana sederhana yang dipenuhi semangat belajar, adab, dan ukhuwah terasa begitu selaras dengan jiwa ontel dan Vespa. Tidak berlebihan, tetapi berkelas dalam kesederhanaan. Tidak mengejar kemewahan, tetapi menjaga nilai dan identitas. Karena sejatinya, hidup bukan tentang tampil paling baru, melainkan tentang bagaimana tetap membawa manfaat dan keberkahan di setiap perjalanan.
Baca Juga:  Sejarah Al Washliyah, Tidak Pernah Berkhianat Kepada Republik Indonesia
Ontel dan Vespa mungkin hanyalah kendaraan di mata sebagian orang. Namun bagi mereka yang memahami makna perjalanan, keduanya adalah pengingat bahwa hidup yang sederhana, penuh syukur, dan dekat dengan Allah akan selalu memiliki tempat istimewa di hati manusia. ***
Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cerita Idul Fitri 2026: Mudik Tenang dengan Mobil Listrik, Dinda Rasakan Kemudahan SPKLU PLN
Menghidupkan Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio
Berkah Ramadhan, PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Ribuan Warga Lewat Light Up The Dream
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem
Safari Ramadhan “Jelajah Sosial Autore” Sambangi Korban Banjir di Jerowaru
Momentum Ramadhan, PLN NTB dan YBM PLN Hadirkan Clean Up dan Pengobatan Gratis
Nonton Bareng Film MAIRA, hadirkan kebahagiaan untuk Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Hasil Ladang Kebun, antarkan Niat Suci Mantan Kepala Desa Tepal Umroh
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:05 WITA

Dr. Riyan: Onthel dan Vespa Tua

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:43 WITA

Cerita Idul Fitri 2026: Mudik Tenang dengan Mobil Listrik, Dinda Rasakan Kemudahan SPKLU PLN

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:14 WITA

Menghidupkan Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:15 WITA

Berkah Ramadhan, PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Ribuan Warga Lewat Light Up The Dream

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:25 WITA

Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem

Berita Terbaru

Go Inspira

Dr. Riyan: Onthel dan Vespa Tua

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:05 WITA