Anggota DPR RI Fauzan Khalid Sosialisasikan Sertifikasi Tanah Wakaf

Sabtu, 28 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Memasuki masa reses masa persidangan III Tahun Sidang 2025-2026, Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari daerah pemilihan (dapil) NTB II Pulau Lombok, H. Fauzan Khalid turun langsung menemui warga menyerap aspirasi masyarakat.

Pada masa reses kali ini, Fauzan Khalid menemui warga Berembeng Barat, Desa Sigerongan, Lingsar, Lombok Barat, NTB, Jumat (27/02/2026).

Dalam pertemuan dengan warga ini, berbagai aspirasi disampaikan oleh masyarakat. Fauzan yang hadir langsung, menyimak dan mendengarkan aspirasi masyarakat, usai shalat Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Berembeng Barat, Desa Sigerongan, Lingsar, Lombok Barat. Silaturrahmi dengan Fauzan Khalid, dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, dan jamaah shalat Jumat.

Baca Juga:  Kemkomdigi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Penggunaan Gadget dan Interaksi Sosial bagi Anak

Dalam pertemuan dengan warga, Anggota Komisi II DPR RI ini mensosialisakan sertifikasi tanah wakaf. Fauzan, meminta warga bersama para pengurus masjid memperhatikan, dan segera mengurus sertifikat tanah wakaf, masjid, musholla, maupun lahan pemakaman yang belum bersertfikat.

Langkah ini dilakukan, kata Bupati Lombok Barat dua periode (2016-2024), agar tanah wakaf memiliki alas hak yang berkekuatan hukum tetap. Sebab, sejauh ini, masih banyak, tanah wakaf masjid, musholla maupun lahan pemakaman yang belum bersertifikat.

Padahal, lanjut Fauzan, sertfikasi tanah wakaf ini penting untuk mengantisipasi jika ada ahli waris yang melakukan gugatan di kemudian hari. Jika tanah wakaf sudah bersertfikat, sudah tentu tanah wakaf tersebut tidak bisa digugat, karena sudah ada bukti sah dan berkekuatan hukum.

Baca Juga:  Fauzan Khalid Usul Kementerian ATR/ BPN Punya Sekolah Ikatan Dinas

“Sekarang, mungkin tidak ada yang gugat, tapi kita kan tidak tahun kedepannya, 10 tahun atau 15 tahun yang akan datang, ada yang mengaku ahli waris dan menggugat. Kalau tanah wakaf tidak punya sertifikat, pasti kalah. Ini yang perlu diantisipasi,” jelas Ketua KPU NTB periode 2008-2013 ini.

Di Pulau Lombok, sejauh ini, menurut Fauzan, sertifikasi tanah wakaf perlu digalakkan dan ditingkatkan. Kota Mataram, sekitar 80 persen tanah wakaf sudah bersertifikat, karena kolaborasi instansi terkait yang sangat bagus, mendata tanah wakaf yang belum bersertifikat.

Baca Juga:  Budaya K3 Semakin Kokoh, PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Listrik Dimulai dari Keselamatan Kerja

Di Lombok Barat, sekitar 70 persen tanah wakaf belum bersertfikat. Oleh karena itu, warga dan para pengurus tempat ibadah segera melapor dan mengurus sertifikasi tanah wakaf tersebut.

“Ini gratis. Biaya pengurusan sertifikasi tanah wakaf gratis. Silakan ke BPN, pasti akan dilayani dengan baik. Kalau datanya belum lengkap, petugas BPN akan menginformasikan apa saja data yang kurang. Segera diurus ya sertfikat masjidnya,” ujar Fauzan.

Sementara itu, warga mengaku, mengetahui adanya program sertifikasi tanah wakaf dari media dan cerita dari orang ke orang. Karena itu, mereka meminta agar instansi terkait lebih intens untuk melakukan sosialisasi, prosedur dan persyaratannya. ***

 

 

 

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Dedi Suhadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Berita Terkait

Dari Pesisir Tobelo, PLN Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang
Jaga Terang di Momentum Kemerdekaan RI, PLN Perkuat Keandalan Pembangkit di Bima
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa
Begini cara PLN Jaga Keandalan Pembangkit di Wilayah Perbatasan dengan Timor Leste Jelang HUT RI ke-81
Kemkomdigi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Penggunaan Gadget dan Interaksi Sosial bagi Anak
Kemendagri Cari Solusi Terbaik Tarif Listrik untuk Papua Nugini
Perkuat Budaya K3, PLN Dwipantara Gelar PLN Pelatihan Penggunaan APAR
Polsek Ampenan Kawal Kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Pastikan Peresmian Koperasi Merah Putih Berjalan Aman

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:44

Dari Pesisir Tobelo, PLN Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:52

Jaga Terang di Momentum Kemerdekaan RI, PLN Perkuat Keandalan Pembangkit di Bima

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:12

Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30

Begini cara PLN Jaga Keandalan Pembangkit di Wilayah Perbatasan dengan Timor Leste Jelang HUT RI ke-81

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:48

Kemkomdigi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Penggunaan Gadget dan Interaksi Sosial bagi Anak

Berita Terbaru