Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Barat, GO NTB – Inovasi tak henti-hentinya lahir dari tangan kreatif tenaga pendidik di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lombok Barat. Di bawah kepemimpinan nahkoda baru, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., suasana madrasah kini semakin berwarna dengan adanya gerakan inovasi guru, khususnya di bidang Literasi Al-Qur’an dan seni kaligrafi.

 

Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkembang. Menurutnya, hal tersebut sangat bergantung pada dorongan dan motivasi yang diberikan oleh pimpinan. Semangat inilah yang kini ia tularkan kepada seluruh jajaran guru di madrasah tersebut.

Baca Juga:  Semangat Kebersamaan! Gubernur NTB Lepas Kontingen FORNAS VIII NTB

 

Salah satu sosok yang menjadi ujung tombak inovasi ini adalah Ust. Makhrif. Selain menjalankan tugasnya sebagai guru, ia juga berperan sebagai pelatih kaligrafi bagi para siswa. Di bawah bimbingannya, seni kaligrafi tidak hanya sekadar menulis huruf hijaiyah, tetapi dikembangkan menjadi karya seni desain gambar yang memiliki nilai estetika tinggi.

 

“Kami terus membina anak-anak dengan memberikan contoh langsung di bidang seni kaligrafi. Selain penguatan teknik, kami juga memberikan bimbingan desain gambar serta penguatan literasi yang dikembangkan setiap minggunya,” ujar Ust. Makhrif saat ditemui di madrasah.

Baca Juga:  Semarak Penutupan PANJI Ramadhan di MTsN 2 Lombok Barat: Tanamkan Nilai Qonaah Lewat Ceramah dan Kuis Interaktif

 

Kegiatan ekstrakurikuler kaligrafi ini memiliki target yang mulia. Siswa tidak hanya diharapkan mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, tetapi juga didorong untuk mengembangkan bakat seni tulis Al-Qur’an (Khat) dengan berbagai variasi. Materi yang diambil pun beragam, mulai dari diksi pilihan, kata-kata hikmah (Mahfuzot), hingga ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadist.

 

Menariknya, media yang digunakan sangat variatif dan ramah lingkungan. Bagi pemula, pembelajaran dimulai dari media kertas manila. Namun, untuk tingkat lanjut, mereka memanfaatkan barang bekas seperti kaca serta penggunaan kasa-kasa sebagai media karya.

 

H. Abdul Azis Faradi memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para guru. Ia bahkan menjanjikan penghargaan (reward) bagi guru-guru yang berhasil melahirkan karya inovatif.

Baca Juga:  Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat Salurkan CSR BSI Hasanuddin Mataram pada Sepuluh Siswa Prestasi Akdemik

 

“Kami sangat berharap dan memberikan apresiasi serta reward bagi guru-guru yang punya karya inovatif. Hasil karya tersebut akan kita abadikan di madrasah sebagai bukti fisik dari kreativitas guru maupun siswa,” tegas H. Abdul Azis Faradi.

 

Langkah inovatif ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan visi MTsN 2 Lombok Barat yang Islami, Unggul, dan Berprestasi. Selamat dan sukses untuk MTsN 2 Lombok Barat, teruslah berinovasi untuk mencetak generasi hebat!

Berita Terkait

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Jumat, 4 September 2026 - 19:23

Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru