Lombok Barat, GO NTB – Inovasi tak henti-hentinya lahir dari tangan kreatif tenaga pendidik di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lombok Barat. Di bawah kepemimpinan nahkoda baru, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., suasana madrasah kini semakin berwarna dengan adanya gerakan inovasi guru, khususnya di bidang Literasi Al-Qur’an dan seni kaligrafi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala MTsN 2 Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, meyakini bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkembang. Menurutnya, hal tersebut sangat bergantung pada dorongan dan motivasi yang diberikan oleh pimpinan. Semangat inilah yang kini ia tularkan kepada seluruh jajaran guru di madrasah tersebut.
Salah satu sosok yang menjadi ujung tombak inovasi ini adalah Ust. Makhrif. Selain menjalankan tugasnya sebagai guru, ia juga berperan sebagai pelatih kaligrafi bagi para siswa. Di bawah bimbingannya, seni kaligrafi tidak hanya sekadar menulis huruf hijaiyah, tetapi dikembangkan menjadi karya seni desain gambar yang memiliki nilai estetika tinggi.
“Kami terus membina anak-anak dengan memberikan contoh langsung di bidang seni kaligrafi. Selain penguatan teknik, kami juga memberikan bimbingan desain gambar serta penguatan literasi yang dikembangkan setiap minggunya,” ujar Ust. Makhrif saat ditemui di madrasah.
Kegiatan ekstrakurikuler kaligrafi ini memiliki target yang mulia. Siswa tidak hanya diharapkan mampu membaca Al-Qur’an dengan fasih, tetapi juga didorong untuk mengembangkan bakat seni tulis Al-Qur’an (Khat) dengan berbagai variasi. Materi yang diambil pun beragam, mulai dari diksi pilihan, kata-kata hikmah (Mahfuzot), hingga ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadist.
Menariknya, media yang digunakan sangat variatif dan ramah lingkungan. Bagi pemula, pembelajaran dimulai dari media kertas manila. Namun, untuk tingkat lanjut, mereka memanfaatkan barang bekas seperti kaca serta penggunaan kasa-kasa sebagai media karya.
H. Abdul Azis Faradi memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para guru. Ia bahkan menjanjikan penghargaan (reward) bagi guru-guru yang berhasil melahirkan karya inovatif.
“Kami sangat berharap dan memberikan apresiasi serta reward bagi guru-guru yang punya karya inovatif. Hasil karya tersebut akan kita abadikan di madrasah sebagai bukti fisik dari kreativitas guru maupun siswa,” tegas H. Abdul Azis Faradi.
Langkah inovatif ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mewujudkan visi MTsN 2 Lombok Barat yang Islami, Unggul, dan Berprestasi. Selamat dan sukses untuk MTsN 2 Lombok Barat, teruslah berinovasi untuk mencetak generasi hebat!














