Lombok Barat, GO NTB – Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah NWDI Tanak Beak, TGH. Khalilurrahman, M.Pd, menyampaikan keprihatinan mendalam atas viralnya aksi tarian erotis anco anco dalam sebuah acara hiburan masyarakat baru-baru ini. Ia sangat menyayangkan insiden tersebut karena turut disaksikan oleh anak-anak di bawah umur.
Menurut TGH. Khalilurrahman, kejadian semacam ini seharusnya tidak boleh terjadi, terlebih hingga anak-anak menonton adegan-adegan yang mengandung unsur dewasa.
“Ini semestinya tidak boleh terjadi, apalagi sampai anak-anak menonton adegan dewasa,” ujar TGH. Khalilurrahman, menegaskan pentingnya perlindungan moral bagi generasi muda.
Ia menilai, pemandangan seperti itu tidak boleh dibiarkan menjadi tontonan yang dinormalisasi di tengah masyarakat. Paparan konten berbau pornografi dinilai sebagai salah satu faktor eksternal yang sangat berbahaya dan dapat merusak mental serta psikologis anak.
Oleh karena itu, TGH. Khalilurrahman mendorong Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram agar segera turun tangan menyikapi persoalan serius ini demi menjaga pandangan anak-anak dari paparan konten pornografi.
Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap LPA Mataram yang dinilai terkesan kurang memberikan perhatian terhadap maraknya persoalan yang berdampak langsung pada psikologis anak di ruang publik ini.
“Sebut saja tarian anco-anco ini sangat memperihatinkan kegiatan semacam ini bisa terlaksana di ruang publik yang disana ada anak-anak ikut menyaksikan,” Terangnya, Kamis, 22/10/2026.
Pihaknya berharap agar pihak berwenang dan lembaga terkait dapat memperketat pengawasan terhadap berbagai bentuk hiburan masyarakat, guna memastikan setiap tontonan yang ada aman dan ramah bagi anak-anak.














