LOMBOK BARAT, GONTB — Berbekal tekad kuat untuk mengembalikan martabat tanah kelahirannya, Muhamad Halil resmi melangkah ke kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bagi Polak, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat.
Mengusung gagasan besar yang merakyat, Halil menghadirkan angin segar bagi tata kelola pemerintahan desa yang lebih inklusif, transparan, dan berkelanjutan.
Langkah politisnya bukan sekadar memburu kursi pemenangan, melainkan sebuah ikhtiar pembenahan mendasar.
Halil menyoroti pentingnya penataan infrastruktur desa yang memadai sebagai fondasi kesejahteraan warga.
Aksi Nyata dan Pembenahan Infrastruktur
Penerangan dan Akses: Memperbaiki sistem penerangan jalan umum serta membuka jalan akses pertanian yang lebih layak demi memperlancar mobilitas dan ekonomi petani.
Lingkungan Hidup: Membangun sistem pengelolaan limbah yang ramah lingkungan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ekosistem desa.
Penguatan Ekonomi Berbasis Dusun
Di sektor ekonomi, Halil merancang program pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terintegrasi. Pendekatan yang digagasnya berfokus pada pemetaan dan pemasaran produk lokal sesuai potensi unik yang dimiliki oleh masing-masing dusun, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata tanpa ada wilayah yang tertinggal.
Membangun Kembali smangat gotong royong dan transparansi
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, fokus utama Halil adalah membangkitkan kembali budaya gotong royong yang kian terkikis, sekaligus menegakkan transparansi anggaran dalam tata kelola pemerintahan desa. Setiap rupiah dana desa harus dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada masyarakat.
Seluruh arah perjuangan ini dirangkum rapi dalam satu slogan utama: “Berembuk”. Sebuah ajakan terbuka untuk duduk bersama, berdiskusi, dan mengambil keputusan secara kolektif demi masa depan Desa Bagik Polak yang lebih maju dan bermartabat. ***















