Kemenkeu Jamin Pertumbuhan Ekonomi 2025 Tetap 5,2 Persen meski PPN Naik

Info Publik

- Reporter

Senin, 23 Desember 2024 - 06:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PPN 12 persen. (fin.co.id)

PPN 12 persen. (fin.co.id)

Jakarta, GONTB – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan kepastian bahwa kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen, yang berlaku mulai 1 Januari 2025, tidak akan mengganggu target pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kemenkeu optimis pertumbuhan ekonomi pada tahun 2025 tetap akan terjaga sesuai target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yaitu sebesar 5,2 persen.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu, Febrio Kacaribu, dalam keterangan tertulis yang dikutip dari InfoPublik pada Minggu (22/12/2024), menjelaskan beberapa poin penting terkait kebijakan PPN 12 persen ini.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem di Lombok, PLN NTB Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan

“Menanggapi perkembangan isu terkini terkait kebijakan PPN 12 persen, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: inflasi saat ini rendah di 1,6 persen. Dampak kenaikan PPN ke 12 persen adalah 0,2 persen. Inflasi akan tetap dijaga rendah sesuai target APBN 2025 di 1,5 persen-3,5 persen,” kata Febrio.

Febrio juga menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi pada tahun 2024 diperkirakan tetap tumbuh di atas 5,0 persen. Ia menegaskan bahwa dampak kenaikan PPN ke 12 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dinilai tidak signifikan.

Lebih lanjut, Kemenkeu telah menyiapkan sejumlah program sebagai bantalan sosial untuk masyarakat, guna meminimalisir dampak dari kenaikan PPN. Program-program tersebut antara lain:

  • Tambahan paket stimulus bantuan pangan.
  • Diskon listrik.
  • Pembebasan pajak penghasilan selama setahun bagi buruh pabrik tekstil, pakaian, alas kaki, dan furnitur.
  • Pembebasan PPN rumah.
  • Dan program-program lainnya.
Baca Juga:  Tahun 2025 Kenaikan PPn 12 Persen, Justru Tarif Listrik ini Dapat Diskon 50 Persen

“Tambahan paket stimulus bantuan pangan; diskon listrik; buruh pabrik tekstil, pakaian, alas kaki, dan furniture tidak bayar pajak penghasilan setahun, pembebasan PPN rumah, dan lain-lain akan menjadi bantalan bagi masyarakat,” pungkas Febrio.

Dengan adanya program-program bantalan sosial ini, Kemenkeu berharap masyarakat tidak terlalu terbebani dengan kenaikan PPN dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga sesuai target.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Penyeberangan Kapal Lombok – Surabaya Tanggal 22 Mei – 15 Juni 2026
Aksi PDKB! PLN UIW NTB Optimalkan Pemeliharaan Infrastruktur Kelistrikan
Resmi di Buka, Hotel Prime Plaza Hotel Mataram Perkuat Sektor MICE
PLN UIW NTB Perkuat Listrik Andal untuk Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah
Ini Daftar Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina se-Indonesia
Libur Idulfitri 2026, PLN NTB Siapkan 45 Unit SPKLU, berikut Lokasinya
Ketua HIPMI NTB Ajak para pengusaha Jaga Kualitas dan Sajian Program Makan Bergizi Gratis
Hari Terakhir Promo “Ramadan Terang, Lebaran Tenang”, Ribuan Pelanggan di NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:18 WITA

Jadwal Penyeberangan Kapal Lombok – Surabaya Tanggal 22 Mei – 15 Juni 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:41 WITA

Aksi PDKB! PLN UIW NTB Optimalkan Pemeliharaan Infrastruktur Kelistrikan

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:11 WITA

Resmi di Buka, Hotel Prime Plaza Hotel Mataram Perkuat Sektor MICE

Rabu, 15 April 2026 - 22:32 WITA

PLN UIW NTB Perkuat Listrik Andal untuk Dorong Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 06:35 WITA

Ini Daftar Harga BBM 1 April 2026 di SPBU Pertamina se-Indonesia

Berita Terbaru

Go Hukrim

Polsek Selaparang Tangkap Terduga Pelaku Penggelapan Sepeda Motor

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:58 WITA