Tawuran Remaja yang Viral, Berakhir Damai di Mataram

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Upaya penyelesaian kasus tawuran remaja yang sempat viral di media sosial membuahkan hasil. Polsek Sandubaya berhasil memfasilitasi mediasi antara para pihak yang terlibat, sehingga persoalan tersebut dapat diselesaikan secara damai demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif.

Mediasi yang berlangsung di Mapolsek Sandubaya, Jumat (10/07/2026), dihadiri oleh empat remaja yang sebelumnya diamankan polisi, orang tua masing-masing, serta para Kepala Lingkungan Rungkak Jangkuk, Kramat Nunggal, Dermansari, dan Sayang Daye, Kelurahan Sayang-Sayang.

Sebelumnya, empat remaja tersebut diamankan polisi setelah diduga terlibat dalam aksi tawuran antarlingkungan yang terjadi pada Rabu dini hari (08/07/2026). Peristiwa yang videonya beredar luas di media sosial itu sempat memicu keresahan masyarakat. Demi mencegah konflik meluas, para remaja tersebut diamankan selama 1×24 jam sebagai langkah antisipasi dan menjaga kondusivitas wilayah.

Baca Juga:  Barang Bukti dikembalikan Polisi: Senyum Sumringah Hamidah

Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., mengatakan bahwa penyelesaian melalui mediasi merupakan salah satu pendekatan yang dapat ditempuh dalam perkara tertentu, terutama apabila seluruh pihak memiliki itikad baik untuk berdamai.

Baca Juga:  Terekam CCTV Curi Kotak Amal Masjid, Dua Pria di Mataram Ditangkap

“Alhamdulillah, berkat kerja sama para tokoh masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat, persoalan ini berhasil diselesaikan secara damai melalui mediasi yang baru saja berlangsung,” ujar Kapolsek usai kegiatan.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para remaja yang diamankan bersama orang tua mereka menyampaikan permohonan maaf serta berkomitmen untuk tidak mengulangi perbuatan yang sama. Komitmen tersebut diperkuat dengan penandatanganan surat pernyataan yang turut disaksikan oleh para kepala lingkungan dan pihak kepolisian.

AKP Niko berharap penyelesaian secara damai ini menjadi pembelajaran bagi seluruh remaja agar tidak mudah terprovokasi dan selalu mengedepankan penyelesaian masalah melalui dialog, bukan kekerasan.

Baca Juga:  Polisi Ringkus Dua Terduga Pelaku Curanmor di Ampenan, Satu Pelaku Masih Diburu

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan tokoh lingkungan, agar terus bersama-sama membantu menciptakan dan memelihara situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. Pengawasan terhadap aktivitas remaja juga sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang,” tutupnya.

Dengan tercapainya kesepakatan damai tersebut, Polsek Sandubaya berharap situasi di Kelurahan Sayang-Sayang tetap aman, harmonis, dan kondusif, serta hubungan antarmasyarakat kembali terjalin dengan baik. ***

Berita Terkait

Patroli Hingga Subuh, URC Sat Reskrim Polresta Mataram Sasar Titik Rawan Kriminalitas di Mataram
Jelang HUT Kemerdekaan, Polsek Ampenan Tertibkan Peredaran Miras, Puluhan Botol Tuak Diamankan
Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Sawah Perbatasan Badrain-Sembung
Rekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswi NDR Digelar, Penyidik Peragakan 44 Adegan di TKP
Kurang dari 12 Jam, Polsek Mataram Ringkus Pencuri Motor Mahasiswi di Parkiran Kafe
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditetapkan Tersangka KPK, Diduga Terima Alphard hingga Sapi Kurban
Dilecehkan Kekasih Selama Pacaran, Wanita Muda di Pemalang Lapor ke Satpol PP dan Damkar
Polisi di Mataram Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 67,46 Gram Sabu dan 271 Butir Ekstasi

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:17

Patroli Hingga Subuh, URC Sat Reskrim Polresta Mataram Sasar Titik Rawan Kriminalitas di Mataram

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:59

Jelang HUT Kemerdekaan, Polsek Ampenan Tertibkan Peredaran Miras, Puluhan Botol Tuak Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:17

Polisi Selidiki Penemuan Jenazah Perempuan di Sawah Perbatasan Badrain-Sembung

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:08

Rekonstruksi Kasus Kematian Mahasiswi NDR Digelar, Penyidik Peragakan 44 Adegan di TKP

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:28

Kurang dari 12 Jam, Polsek Mataram Ringkus Pencuri Motor Mahasiswi di Parkiran Kafe

Berita Terbaru