Usia 18 Tahun, Warga Ampenan Hafal 30 Juz Al-Qur’an

Senin, 10 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Khotmul Quran  30 juz bil Ghoib untuk Fathir  di Musholla Nurul Yakin, Lingkungan Moncok Karya Kelurahan Pejarakan Karya. Minggu (09/02/2025). Foto (SAHAYA)

Khotmul Quran  30 juz bil Ghoib untuk Fathir  di Musholla Nurul Yakin, Lingkungan Moncok Karya Kelurahan Pejarakan Karya. Minggu (09/02/2025). Foto (SAHAYA)

Mataram | Di usia muda, Fathir Gathfan Al Athar (18 tahun) asal Kelurahan Pejarakan Karya Kecamatan Ampenan Kota Mataram telah menginspirasi banyak orang. Fathir berhasil menghafal 30 Juz Al-Qur’an dalam waktu 4 tahun.

Menurut Fathir, ia memulai perjalanan menghafal Al-Qur’an sejak usia 14 tahun atau saat mulai masuk Sekolah Menengah Pertama di Pondok Tahfidz Bidayatul Hidayah, di wilayah Ampenan Kota Mataram.

Sebagai bagian dari mensyiarkan alquran, pihak pondok menggelar melaksanakan  Khotmul Quran  30 juz bil Ghoib untuk Fathir  di Musholla Nurul Yakin, Lingkungan Moncok Karya Kelurahan Pejarakan Karya yang dimulai hari Jumat 7 Februari 2025 hingga Minggu 9 Februari 2025.

Baca Juga:  Menghidupkan Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio

“Alhamdulillah. Yang utama adalah menjaga hafalan dengan sering murojaah Al-Quran,” akunya.

Orang tua Fathir, Abdul Haris menyatakan kondisi lingkungan  sangat mempengaruhi seseorang dalam menghapal Al Quran.

Selain itu, Haris berharap agar Fathir terus melakukan murojaah sebagai upaya menjaga hafalan Al Qurannya disamping menjaga perilaku sesuai tuntunan Al Quran.

Baca Juga:  Peduli, Muslimat Al Washliyah Nusa Tenggara Barat Berbagi Jumat Berkah

“Selama ini memang kami, saat Fathir berada dirumah tidak terlalu membatasi namun saat waktu murojaah tetap harus dilakukan saat waktunya tiba,” tegas Abdul Haris yang berprofesi sebagi guru ini.

Guru pembimbing Fathir, Ustadz Muhammad Zakaria menyatakan keberhasilan dalam menghafal Al-Qur;an tak lepas dari doa kedua orang tua, adanya kesabaran dan ketekunan santri dalam menghafal.

“Untuk bisa menghapal Al Quran setiap santri diwajibkan melakukan setoran hafalan minimal 1 halaman  dalam sehari, sehingga dalam 3 sampai 4 tahun bisa menghapal 30 Juz,” katanya

Baca Juga:  Sambut HLN Ke-79, Donasi Insan PLN Terangi 3.725 Keluarga se-Indonesia

Sementara Pembina Pondok Tahfidz, Ustadz Abuya Abdul Aziz Bin Agil menyampaikan menghafal alquran merupakan anugerah besar dari Allah SWT.

“Kami mengingatkan kepada ananda Fathir, agar terus menjaga dan meningkatkan hafalan alqur’annya  dengan murojaah,” pesannya.

Hingga saat ini, Fathir tercatat menjadi Hafidz ke 108 dari Pondok Tahfidz Bidayatul Hidayah yang menggelar pelaksanaan  Khotmul Quran  30 juz bil Ghoib di masjid atau musholla kampung halaman asal santri maupun santriwati..

Berita Terkait

Mengenal Sosok yang Tak Terkenal ?, Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia di NTB
YBM PLN UIW NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Wujud Kepedulian dan Kebermanfaatan ZISWAF
Dr. Riyan: Onthel dan Vespa Tua
Cerita Idul Fitri 2026: Mudik Tenang dengan Mobil Listrik, Dinda Rasakan Kemudahan SPKLU PLN
Menghidupkan Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio
Berkah Ramadhan, PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Ribuan Warga Lewat Light Up The Dream
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem
Safari Ramadhan “Jelajah Sosial Autore” Sambangi Korban Banjir di Jerowaru

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:44

Mengenal Sosok yang Tak Terkenal ?, Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia di NTB

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

YBM PLN UIW NTB Salurkan Santunan untuk Anak Yatim di Batukliang Utara, Wujud Kepedulian dan Kebermanfaatan ZISWAF

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:05

Dr. Riyan: Onthel dan Vespa Tua

Rabu, 25 Maret 2026 - 18:43

Cerita Idul Fitri 2026: Mudik Tenang dengan Mobil Listrik, Dinda Rasakan Kemudahan SPKLU PLN

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:14

Menghidupkan Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio

Berita Terbaru