Perkuat Mitigasi Bencana, Basarnas dan Pemkab Lombok Barat Gelar Workshop Pemberdayaan Masyarakat

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Selasa, 15 Juli 2025 - 06:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerung, GONTB – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) dan Pemkab Lombok Barat menggelar Workshop Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR RI H. Abdul Hadi, Asisten III Setda Lombok Barat H. Fauzan Husniadi, Perwakilan Forkopimda, Kepala Kantor SAR Kelas A Mataram, serta kepala OPD terkait lingkup Pemkab Lobar.

Dalam sambutan tertulis Bupati Lombok Barat yang dibacakan oleh Asisten III, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini.

Workshop ini dinilai sebagai wujud nyata pembinaan masyarakat oleh Basarnas sebagaimana diamanahkan dalam Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.

“Kita tahu, sebagai bentuk tanggung jawab bersama, Basarnas dan Pemda Lobar harus saling membekali diri dalam upaya mitigasi bencana dan kemampuan evakuasi mandiri,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan pentingnya empat pilar utama dalam pelaksanaan operasi SAR, yakni prosedur kinerja yang mantap, fasilitas yang memadai, SDM yang profesional, serta kekompakan dan kerja sama antar pihak yang terlibat.

Untuk mewujudkan pilar tersebut, berbagai strategi dan program, termasuk literasi SAR bagi masyarakat, terus digalakkan. Hal ini untuk memperkuat mitigasi bencana kepada masyarakat.

“Basarnas memiliki keterbatasan dalam hal SDM dan sarana prasarana, oleh karena itu diperlukan peran serta aktif masyarakat yang mampu melaksanakan evakuasi secara mandiri ketika terjadi situasi darurat,” tambahnya.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, H. Abdul Hadi, S.E., MM. dalam sambutannya menyampaikan bahwa Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini tengah menjadi sorotan dunia. Hal tersebut tidak hanya karena potensi pariwisata, namun juga karena NTB merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Karena harus didukung oleh mitigasi bencana yang baik.

Baca Juga:  Cuaca Gerimis, Car Free Night di Taman Kota Gerung Tetap Ramai

“Bencana memang tidak bisa diprediksi kapan terjadi, namun bisa kita antisipasi dan minimalisir dampaknya. Dalam hal ini, SAR memiliki peran yang sangat vital sebagai garda terdepan dalam pencarian dan pertolongan korban bencana,” jelasnya.

Ia juga menyoroti keterbatasan personel SAR di wilayah NTB, yang hanya berjumlah sekitar 130 orang. Oleh karena itu, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat menjadi hal yang sangat penting agar masyarakat mampu bersinergi dan menerapkan ilmu yang diperoleh dalam situasi darurat.

Semetara itu Kepala Seksi Sumber Daya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram, I Wayan Swena, S.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa workshop ini diikuti oleh sekitar 80 peserta. Mereka berasal dari berbagai elemen potensi pencarian dan pertolongan di wilayah Lombok Barat.

Baca Juga:  Bupati Lombok Barat Tinjau Jalan Rusak di Menang Barat – Gerung Selatan, Instruksikan Perbaikan Cepat

Diharapkan workshop ini dapat memberikan Pengetahuan kepada masyarakat tentang SAR dan mitigasi bencana.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat di bidang pencarian dan pertolongan yang efektif dan sistematis, sehingga terbentuk kelompok masyarakat yang siap melakukan evakuasi mandiri saat kondisi darurat,” ujarnya. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Darat dan Laut, Bupati LAZ Tinjau Langsung Perayaan Lebaran Topat
Bupati LAZ Tinjau Amphitheater Senggigi, Siap Jadi Tempat Perayaan Lebaran Topat 2026
Kemeriahan Kick Off Hari Jadi Ke-68 Lombok Barat, Bupati LAZ Ajak Masyarakat Berkolaborasi Lewat Semangat ‘Patju Begawean’
Kepastian Status Tenaga Honorer Lobar Terjawab, Bupati LAZ Serahkan 2.997 SK P3K Paruh Waktu
Atasi Sampah Di Lobar Bupati LAZ Tambah 8 Armada Angkut Sampah Dan Terapkan Teknologi Masaro
Wakil Bupati Lobar Lantik dan Kukuhkan 51 Pejabat Eselon III, Berikut namanya
Tutup Akhir Tahun 2025, Baznas Lobar Resmikan 60 Mahyani dan Salurkan 60 Unit Grobak UMKM
Bantuan 166 Ekor Sapi Didesa Lembah Sempage Diharapkan Dongkrak Kesejahteraan dan Turunkan Angka Kemiskinan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 11:57 WITA

Lewat Darat dan Laut, Bupati LAZ Tinjau Langsung Perayaan Lebaran Topat

Jumat, 27 Maret 2026 - 17:28 WITA

Bupati LAZ Tinjau Amphitheater Senggigi, Siap Jadi Tempat Perayaan Lebaran Topat 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:26 WITA

Kemeriahan Kick Off Hari Jadi Ke-68 Lombok Barat, Bupati LAZ Ajak Masyarakat Berkolaborasi Lewat Semangat ‘Patju Begawean’

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:29 WITA

Kepastian Status Tenaga Honorer Lobar Terjawab, Bupati LAZ Serahkan 2.997 SK P3K Paruh Waktu

Rabu, 7 Januari 2026 - 09:53 WITA

Atasi Sampah Di Lobar Bupati LAZ Tambah 8 Armada Angkut Sampah Dan Terapkan Teknologi Masaro

Berita Terbaru