Presiden Dorong Pendidikan Merata: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Nyata

InfoPublik

- Reporter

Jumat, 12 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

 Presiden saat meninjau SRMA 10 Marguna, Jakarta, pada Kamis (11/9/2025). Tangkapan Layar BPMI Setpres

Presiden saat meninjau SRMA 10 Marguna, Jakarta, pada Kamis (11/9/2025). Tangkapan Layar BPMI Setpres

Jakarta, GONTB – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan perkembangan terbaru mengenai program Sekolah Rakyat yang tengah dijalankan pemerintah.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini telah ada 100 Sekolah Rakyat yang beroperasi dan diperkirakan akan bertambah menjadi 165 pada akhir September 2025 mendatang.

“Saya mendapat laporan bahwa dalam dua hingga tiga minggu ke depan, jumlahnya akan bertambah menjadi 165. Insyaallah, pada Oktober nanti saya diminta untuk meresmikan lagi,” ujar Presiden saat meninjau SRMA 10 Marguna, Jakarta, pada Kamis (11/9/2025).

Presiden memuji kinerja Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, para guru, wali asrama, dan seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan program tersebut.

Baca Juga:  Dari Sembalun, Pemprov dan Pemda se-NTB Sepakati Pembentukan Satgas Program Prioritas

“Saya tidak menyangka proses ini bisa berjalan secepat ini. Tahun depan, kita akan tambah lagi 100 sekolah. Setiap tahun, target kita bertambah 100 lagi, hingga mencapai 500 Sekolah Rakyat yang tersebar di kantong-kantong daerah tertinggal dan masyarakat dengan kondisi ekonomi paling sulit, khususnya kelompok desil satu dan dua,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan rencana perluasan jangkauan program ke kelompok masyarakat desil tiga hingga lima, agar semua anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan yang layak dan setara.

“Kita tidak boleh tertinggal dari bangsa lain. Anak-anak kita harus mendapat pendidikan dengan fasilitas terbaik. Kita tidak bisa hanya berharap pada perbaikan alamiah, kita harus hadir, kita bantu,” tegasnya.

Baca Juga:  Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan

Presiden menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang untuk menarik anak-anak putus sekolah agar kembali belajar dalam lingkungan yang mendukung dan membangun rasa percaya diri.

Ia juga menyoroti pentingnya teknologi dalam mendukung pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil yang kekurangan guru.

“Tahun ini kita mulai distribusikan smart digital screen. Targetnya, November nanti akan ada 100.000 unit tiba di sekolah-sekolah. Sekarang baru ada 10.000. Tahun depan ditingkatkan, idealnya satu layar per kelas,” ujarnya.

Layar pintar ini memungkinkan pembelajaran jarak jauh (tele-education) dengan konten terbaik, termasuk animasi dan materi interaktif, yang dapat diakses 24 jam, bahkan melalui ponsel.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fauzan Khalid Minta Pelayanan Masyarakat Jadi Prioritas

“Kita akan seleksi guru-guru terbaik untuk setiap mata pelajaran yang akan mengajar secara daring ke seluruh Indonesia. Dengan teknologi, guru terbaik bisa menjangkau semua kelas di seluruh negeri,” jelas Presiden.

Tak hanya itu, smart TV yang digunakan bersifat interaktif dan memiliki kamera, sehingga proses pembelajaran bisa dimonitor dari pusat, termasuk di kelas yang kekurangan guru.

“Dengan teknologi, kita bisa bantu semua daerah. Kita harus investasi besar pada pendidikan, dan kita harus berani koreksi diri. Yang lalu biarlah berlalu, sekarang kita fokus, all out, berantas kebocoran, berantas korupsi, dan selamatkan sumber daya untuk masa depan anak-anak kita,” katanya.

Berita Terkait

Danantara Indonesia CX100 Award 2026! PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik
Jokowi Nonton MotoGP Mandalika 2026 dari Grandstand A, Penonton Antusias Berebut Salaman
Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 Berlangsung Lancar, PLN Hadirkan Layanan Kelistrikan Berstandar Internasional
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Cek Control Room di Sirkuit Mandalika, Pastikan Pasokan Listrik Sprint Race MotoGP Andal
PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika
Masa Tunggu Haji Dipangkas, Rata-Rata Kini Disebut 14 Tahun
Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Perkuat Edukasi Bahaya Listrik kepada Masyarakat
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:55

Danantara Indonesia CX100 Award 2026! PLN Raih Sector Champion dan Runner Up BUMN Layanan Terbaik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:43

Jokowi Nonton MotoGP Mandalika 2026 dari Grandstand A, Penonton Antusias Berebut Salaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:09

Sprint Race MotoGP Mandalika 2026 Berlangsung Lancar, PLN Hadirkan Layanan Kelistrikan Berstandar Internasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:28

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Cek Control Room di Sirkuit Mandalika, Pastikan Pasokan Listrik Sprint Race MotoGP Andal

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:44

PLN UIW NTB Uji Kesiapan Peralatan Kelistrikan Bersama MotoGP Sports Entertainment Group di Sirkuit Mandalika

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40