Lombok Barat, GONTB – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Dinas Koperasi resmi meluncurkan program strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi.
Program ini ditandai dengan rencana pembentukan Koperasi Merah Putih di 122 desa dan kelurahan se-Kabupaten Lombok Barat.
Kepala Dinas Koperasi Lombok Barat, Dra. Baiq Mustika Dwi Adni, MM, menegaskan bahwa persiapan tengah dilakukan secara menyeluruh.
“Harapannya koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Tidak hanya berfungsi sebagai lembaga simpan pinjam, Koperasi Merah Putih dirancang untuk menjadi wadah usaha bersama yang mampu mengelola potensi lokal di tingkat desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perikanan, kerajinan hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan tata kelola yang sehat, transparan, dan profesional, koperasi diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Untuk memastikan keberlangsungan program, Dinas Koperasi Lombok Barat juga menyiapkan langkah pendampingan mulai dari sosialisasi, pelatihan manajemen koperasi, hingga penguatan kelembagaan.
“Pemerintah daerah ingin memastikan koperasi benar-benar sehat, transparan, dan memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegas Baiq Mustika.
Lebih jauh, pembentukan koperasi ini dipandang sebagai strategi memperkuat kemandirian desa. Melalui kehadiran Koperasi Merah Putih, pengelolaan ekonomi lokal diharapkan lebih terstruktur, sehingga masyarakat tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam perputaran ekonomi.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan kelurahan. Para pemangku kebijakan di tingkat lokal menilai, koperasi sangat penting sebagai sarana pemberdayaan yang mampu membuka peluang usaha baru, memperluas jaringan pemasaran, hingga meningkatkan daya saing daerah.
Dengan langkah ini, Pemkab Lombok Barat menargetkan terbentuknya jaringan koperasi yang solid dan berkelanjutan.
Kehadiran Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan diharapkan mampu menghadirkan kesejahteraan nyata bagi masyarakat melalui model ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan. ***














