Kemah Budaya 2025, Wagub NTB Tekankan Pelestarian Lingkungan Sejak Dini

- Reporter

Senin, 15 Desember 2025 - 08:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah, GONTB – Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Barat (NTB) Hj. Indah Dhamayanti Putri, M.IP., secara resmi membuka Kemah Budaya 2025.

Pagelaran budaya dirangkaikan dengan melakukan penanaman pohon secara simbolis di kawasan wisata Benang Stokel Desa Aik Berik, Batukliang Utara Lombok Tengah (14/12/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB itu berlangsung selama tiga hari. Dimulai tanggal 13 hingga 15 Desember 2025, bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi NTB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemah Budaya 2025 dimeriahkan pula dengan berbagai pertunjukan seni budaya, permainan dan olahraga tradisional serta kegiatan penanaman bibit pohon yang difasilitasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB, diikuti para siswa-siswi SMA dan SMK se-NTB.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Dalam sambutannya, Wagub Indah menegaskan kegiatan penanaman pohon memiliki nilai strategis bagi keberlanjutan lingkungan hidup. Menurutnya, upaya pelestarian alam membutuhkan kesadaran dan komitmen jangka panjang dari seluruh elemen masyarakat sejak dini.

“Apa yang kita tanam hari ini mungkin belum dapat kita nikmati manfaatnya, tetapi bermanfaat kelak bagi generasi kita pada masa yang akan datang”, ujarnya.

Wagub Indah menekankan pula pentingnya keterlibatan semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan hutan yang memiliki fungsi vital sebagai penyangga kehidupan dan sumber keseimbangan ekosistem.

Baca Juga:  Icon Lombok Barat Gerbang jadi Jalur Penting, Konsep Penataan Giri Menang Square Kini Lebih Modern

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dikbud NTB Lalu Hamdi, M.Si., menyampaikan Kemah Budaya 2025 menjadi sarana edukatif untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal. Sekaligus membangun kesadaran lingkungan sejak dini melalui pendekatan budaya, olahraga dan pendidikan.

“Budaya dan lingkungan tidak bisa dipisahkan. Kemah Budaya 2025 menjadi wadah pembelajaran agar generasi muda tidak hanya bangga pada budayanya, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan”, ungkapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas LHK NTB Ir. Ahmadi, S.P-1., melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Persatuan Guru Nahdlatul Wathan (PGNW). MoU tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup serta penguatan peran pendidikan dan budaya dalam pembangunan berkelanjutan di Provinsi NTB.

Baca Juga:  Dirut PLN Opening Remarks pada MoU PLN dengan KfW

Dirinya menegaskan kolaborasi lintas sektor penting untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini. Melalui keterlibatan PGNW, program-program lingkungan diharapkan dapat terintegrasi dengan dunia pendidikan serta nilai-nilai budaya lokal yang hidup di masyarakat.

Dalam pada itu, Pimpinan Pusat PGNW Lale Yaqutunnafis, sekaligus Anggota DPRD Provinsi NTB, menyambut baik kerja sama tersebut. Dirinya menyatakan kesiapan PGNW berperan aktif dalam mendukung program pelestarian lingkungan melalui edukasi, sosialisasi serta aksi nyata di lapangan. ***

Sumber Berita: Pemprov NTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi
Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu
Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu
Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang
I Putu Dedy Saputra Resmi dilantik Jadi Ketua ORADO Provinsi NTB periode 2026–2030
Pemprov NTB dan IOA Gelar Malam Amal, Penguatan Kapasitas Guru Tak Bisa Ditunda
Strategi NTB Entaskan Kemiskinan Ekstrem: Menakar Efektivitas Program Desa Berdaya
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 21:06 WITA

Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi

Rabu, 15 April 2026 - 20:34 WITA

Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu

Sabtu, 11 April 2026 - 22:20 WITA

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Rabu, 8 April 2026 - 19:33 WITA

Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

Rabu, 8 April 2026 - 09:18 WITA

Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang

Berita Terbaru