HAB Ke-80 Kemenag Lombok Barat, Jalan Sehat Pesantren dan Upaya Tekan Pernikahan Dini

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, H. Hariadi Iskandar. Foto (Ramli/gontb).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, H. Hariadi Iskandar. Foto (Ramli/gontb).

Lombok Barat, GONTB – Memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lombok Barat, H. Hariadi Iskandar, menggelar serangkaian kegiatan. Salah satu yang paling meriah adalah jalan sehat bersama seluruh santri pondok pesantren se–Lombok Barat dan jajaran Kepala Urusan Agama (KUA) dari setiap kecamatan.

“Melalui jalan sehat ini, kami ingin mempererat silaturahmi antara Kemenag, pesantren, dan masyarakat luas. Selain sebagai sarana hidup sehat, momen ini juga kami jadikan ajang sosialisasi berbagai program Kemenag yang berdampak langsung ke masyarakat,” ujar Hariadi usai memberi sambutan di titik start kegiatan, Rabu 24 Desember 2025.

Baca Juga:  Hari Santri, Kemenag Lombok Barat Gelar Kemah Bakti Kerukunan Umat Beragama Ekoteologi

Selain jalan sehat, Kemenag Lombok Barat turut meluncurkan sejumlah program prioritas. Salah satunya adalah penekanan terhadap pernikahan usia dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Lombok Barat, angka pernikahan di bawah umur selama ini masih di atas rata-rata provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Kita patut bersyukur, beberapa tahun terakhir angka pernikahan dini mulai menurun. Namun kenyataannya, stunting pada anak yang lahir dari pernikahan di bawah usia masih tinggi,” ungkap Hariadi.

Untuk menekan angka tersebut, Kemenag Lombok Barat berkoordinasi intensif dengan Pemerintah daerah (DP2KBC), Pengadilan Agama, dan Seluruh penyuluh dan narator KUA kecamatan.

Baca Juga:  Polemik Bantuan Rumah Non-Muslim Selesai, Ketua Baznas: “Zakat Tidak Bisa Diberikan kepada Non-Muslim”

“Setiap pernikahan di bawah 19 tahun wajib mendapat rekomendasi dari Pengadilan Agama. Kami berharap, pengadilan tidak terlalu cepat menerbitkan rekomendasi tanpa pertimbangan matang. Ini bagian dari upaya bersama menunda pernikahan pada usia rentan,” tambahnya.

Langkah lain yang tengah disiapkan adalah memasukkan materi pendidikan pernikahan dalam kurikulum pondok pesantren. Sebagai program awal, Kemenag Lombok Barat memprakarsai “BRUSH Program” – sebuah inisiatif turun langsung ke sekolah menengah atas (SMA/SMK) di seluruh kecamatan.

Tim penyuluh agama memberikan materi tentang konsep keluarga sehat, persiapan menikah, dan implikasi pernikahan dini bagi kesehatan fisik dan mental.

Baca Juga:  Kemenag Lombok Barat Bagikan 200 Paket Sembako untuk Kaum Duafa dan Fakir Miskin

“Anak-anak diberikan ruang dialog terbuka agar mereka paham bahwa menikah bukan sekadar tradisi, melainkan tanggung jawab besar yang harus dipersiapkan dengan matang,” tutur Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Lombok Barat, Ahmad Fikri, yang juga terlibat dalam BRUSH Program.

Berbagai rangkaian kegiatan HAB ke-80 ini, Kemenag Lombok Barat bertekad semakin mendekatkan diri pada masyarakat, sekaligus menurunkan angka pernikahan dini dan dampak stunting di wilayahnya.

“Semoga sinergi kami dengan pesantren, pemerintah daerah, dan lembaga peradilan agama membawa perubahan positif bagi generasi mendatang,” tutup Hariadi. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Dedi Suhadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YBM PLN UIW NTB Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 21 Anak Yatim, Wujud Komitmen PLN Hadir Menguatkan Generasi Masa Depan
Tanamkan Budaya Aman Sejak Dini, PLN Dwipantara Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Siswa SD di Sumbawa
PLN UP3 Bima Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 14 Pelaku UMK Perempuan di Kota Bima
Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 
PLN UIW NTB Dukung Percepatan Transisi Energi, Kolaborasi Menuju NTB Emisi Nol Bersih 2050
PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Idul Adha 2026, Seluruh Personel Siaga Penuh
Peringatan Hari Posyandu: Tingkatkan Kesadaran Imunisasi dan Kesehatan Ibu Anak di Desa Kedaro
Lebih Dekat, Program Jumat Keliling Baznas NTB Berikan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:09 WITA

YBM PLN UIW NTB Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 21 Anak Yatim, Wujud Komitmen PLN Hadir Menguatkan Generasi Masa Depan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:27 WITA

Tanamkan Budaya Aman Sejak Dini, PLN Dwipantara Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Siswa SD di Sumbawa

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WITA

PLN UP3 Bima Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 14 Pelaku UMK Perempuan di Kota Bima

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:00 WITA

Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 

Senin, 8 Juni 2026 - 12:21 WITA

PLN UIW NTB Dukung Percepatan Transisi Energi, Kolaborasi Menuju NTB Emisi Nol Bersih 2050

Berita Terbaru

Daerah

PLN UIW NTB Resmikan SPKLU Baru di Sira Beach Golf KLU

Rabu, 1 Jul 2026 - 15:49 WITA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Juli 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun.

Go Ekbis

Turun Harga BBM! Ini daftar Harga BBM di Nusa Tenggara Barat

Rabu, 1 Jul 2026 - 08:09 WITA