Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Sabtu, 23 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Aksi cepat tanggap ditunjukkan personel Polsek Mataram saat menangani insiden kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang terjadi di Simpang Empat Pagutan, Kota Mataram, Kamis pagi (21/05/2026) sekitar pukul 08.30 WITA.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat hitam bernomor polisi DR 6379 EH yang dikendarai Asmini (32). Saat kejadian, korban membonceng iparnya, Husnul Aini (35), serta seorang bayi laki-laki berusia dua bulan.

Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., menjelaskan kecelakaan bermula ketika korban melaju dari arah barat menuju timur di kawasan Simpang Empat Pagutan. Namun secara tiba-tiba, muncul pengendara sepeda motor lain dari arah selatan menuju utara yang diduga menerobos lampu merah.

Baca Juga:  Viral!.. Kepala Kemenag NTB Lempar Mic saat Pelantikan Kepala Kemenag Dompu

“Pengendara lain yang belum diketahui identitasnya itu melaju tanpa memperhatikan lampu lalu lintas sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ungkap
AKP Amrozi Hamidi, Kamis (21/05/2026).

Usai benturan terjadi, pengendara tersebut justru langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan kepada korban.
Meski sempat membuat panik warga sekitar, beruntung insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka serius. Asmini, Husnul Aini, dan bayi yang mereka bawa hanya mengalami syok akibat benturan mendadak tersebut.

Baca Juga:  Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Warga Simpasai yang Terseret Arus Sungai

“Alhamdulillah tidak ada korban luka serius. Kerugian materiil juga nihil, namun para korban sempat mengalami trauma dan kaget,” jelasnya.

Begitu menerima laporan, personel Polsek Mataram langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal. Petugas mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), membantu para korban, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan di kawasan simpang yang cukup padat tersebut.

Baca Juga:  Seorang Balita ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi di Sekarbela Mataram

Selain itu, polisi juga mengamankan kendaraan korban sebagai barang bukti dan melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku tabrak lari.

Kapolsek Mataram pun mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih disiplin mematuhi aturan lalu lintas, terutama saat melintasi persimpangan jalan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu dan lampu lalu lintas demi keselamatan bersama. Kelalaian kecil di jalan raya bisa berakibat fatal,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar
Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:52

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan

Selasa, 29 September 2026 - 16:25

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani

Senin, 28 September 2026 - 13:13

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar

Kamis, 10 September 2026 - 00:27

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:27

Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terbaru