Prabowo Subianto Tegaskan Peringatan untuk Koalisi: Menteri Dilarang Cari Keuntungan dari APBN dan APBD

- Reporter

Jumat, 11 Oktober 2024 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto mengingatkan partai-partai Koalisi Indonesia Maju agar menteri tidak memanfaatkan APBN/APBD untuk keuntungan pribadi, dalam era digital yang semakin transparan. Foto: (istimewa)

Prabowo Subianto mengingatkan partai-partai Koalisi Indonesia Maju agar menteri tidak memanfaatkan APBN/APBD untuk keuntungan pribadi, dalam era digital yang semakin transparan. Foto: (istimewa)

GONTB – Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan peringatan yang sangat tegas kepada seluruh partai politik yang tergabung dan yang akan bergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Peringatan ini menyasar langsung para kader partai yang diusulkan menjadi menteri di kabinet pemerintahan yang akan dipimpinnya.

Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan agar tidak ada menteri yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mencari keuntungan pribadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan keras ini disampaikan dalam acara Forum Legislator PKB yang berlangsung di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, pada Kamis (10/10/2024).

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah petinggi dari berbagai partai politik yang tergabung dalam koalisi pendukung Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan moralitas di dalam pemerintahan, terutama bagi para menteri yang akan bertugas di kabinetnya.

“Saya sudah menyampaikan kepada semua partai yang ingin bergabung dalam koalisi saya. Saya terang-terangan katakan kepada semua ketua umum dan perwakilan partai. Jangan menugaskan menteri yang bertujuan mencari uang dari APBN atau APBD. Saya tegaskan ini tidak boleh terjadi di pemerintah yang akan saya pimpin.” tegasnya.

Baca Juga:  Perkuat Kerja Sama di Tim, Prabowo Beri Pembekalan Calon Anggota Kabinet

Pernyataan tersebut menunjukkan tekad Prabowo untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan transparan, sekaligus memberikan peringatan keras kepada partai-partai politik agar tidak bermain-main dengan kekuasaan.

Pesan ini ditujukan agar para menteri yang diusulkan tidak terjebak dalam praktik korupsi atau penyelewengan anggaran yang selama ini sering menjadi sorotan di Indonesia.

Era Digital: Pengawasan Publik Lebih Kuat

Prabowo juga menyoroti perubahan zaman yang saat ini semakin mengarah pada keterbukaan dan transparansi.

Menurutnya, di era digital seperti sekarang ini, sangat sulit bagi siapa pun, terutama pejabat negara, untuk sembunyi-sembunyi melakukan tindakan yang melanggar hukum tanpa terpantau.

“Zamannya sekarang sudah berbeda, ini zaman digital. Ini zaman teknologi di mana semua gerak-gerik bisa diawasi dengan mudah oleh publik. Jadi, jangan coba-coba menyalahgunakan wewenang, karena semuanya bisa terlihat,” lanjut Prabowo.

Baca Juga:  Hari Terakhir Promo 'Energi Kemerdekaan', PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan Diskon Tambah Daya Hingga 50 Persen

Pernyataan ini seolah menjadi peringatan bagi para pejabat negara, terutama menteri yang kelak akan dilantik di bawah kepemimpinan Prabowo.

Dia menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam setiap tindakan yang dilakukan oleh pemerintah.

Hal ini sekaligus menegaskan bahwa Prabowo ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Membangun Kepercayaan Publik

Dalam pidatonya, Prabowo juga menggarisbawahi bahwa salah satu prioritas utama pemerintahannya nanti adalah membangun kembali kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Menurut Prabowo, kepercayaan publik sangat penting untuk keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan.

Oleh karena itu, dia meminta kepada seluruh partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju untuk ikut serta menjaga kepercayaan ini dengan mengusulkan orang-orang yang memiliki integritas dan rekam jejak yang baik.

Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya nanti akan terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

Baginya, kritik yang konstruktif merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang sehat dalam sistem demokrasi.

Pemerintahannya tidak hanya akan mengutamakan pencapaian pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan mental, moral, dan etika yang harus dimiliki oleh setiap pejabat negara.

Baca Juga:  Terbaru!, Prabowo Akan Bangun SEkolah Rakyat Tidak Mampu

Komitmen Pemerintahan Bersih

Dengan pernyataan tersebut, Prabowo ingin menegaskan bahwa era pemerintahan yang akan datang adalah era pemerintahan yang bersih dan terbuka.

Dia berharap bahwa setiap pihak yang terlibat dalam pemerintahan, termasuk para menteri, dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab tanpa melibatkan diri dalam praktik-praktik yang merugikan negara.

“Kita akan berupaya keras untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab. Saya tidak akan mentolerir adanya penyelewengan kekuasaan atau anggaran di dalam pemerintahan saya,” tegasnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya menciptakan sistem yang kuat untuk mencegah korupsi dan penyelewengan kekuasaan.

Sistem yang dimaksud adalah sistem pengawasan yang melibatkan berbagai pihak, baik dari internal pemerintahan maupun dari masyarakat luas.

Hal ini akan dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan perkembangan digital yang ada saat ini, yang memungkinkan pengawasan dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata
Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen
PLN masuk Kampus! Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier
PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok
PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik pada Event Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Menteri PKP Puji Abdul Hadi Atas Komitmen Berjuang Hadirkan Rumah Layak Huni Untuk Masyarakat
Gede Pasek Soroti Tuntutan 18 Tahun untuk Nadiem: ‘Ini Bukan Penegakan Hukum, tapi Pembunuhan Karakter’
Ajang Internasional GT World Challenge Asia 2026 Berakhir Sukses, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Seluruh Area Sirkuit
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WITA

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31 WITA

Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:43 WITA

PLN masuk Kampus! Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:13 WITA

PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:31 WITA

PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik pada Event Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Berita Terbaru

Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia wilayah NTB Ust. H. Aswan nasution.

Go Religi

Hijrah dan Kebangkitan Ummat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:49 WITA

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair (kiri) bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026). Foto (Kominfotik NTB)

Go NTB

Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:02 WITA