Tragis, Pemuda di Mataram Nekat Gantung Diri

- Reporter

Minggu, 5 Januari 2025 - 09:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda berusia 28 tahun, berinisial IGARAS ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Sabtu siang (04/01/2025) sekitar pukul 14:15 WITA. Foto (Humas Polresta Mataram).

Pemuda berusia 28 tahun, berinisial IGARAS ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Sabtu siang (04/01/2025) sekitar pukul 14:15 WITA. Foto (Humas Polresta Mataram).

Mataram, GONTB – Kejadian tragis terjadi di Abiantubuh Cakranegara, Kota Mataram. Seorang Pemuda berusia 28 tahun, berinisial IGARAS ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Sabtu siang (04/01/2025) sekitar pukul 14:15 WITA.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh orang tua korban, berinisial IKSPY. Menurut keterangan, awalnya orang tua korban mendengar dering telepon dari kamar anaknya. Ketika hendak menyerahkan telepon tersebut, korban tidak ditemukan di kamarnya, lalu dicari kerumah belakang yang letaknya berada di belakang rumah.

Baca Juga:  Banjir Jabodetabek, Pemerintah Gerak Cepat Atasi

“Setelah memeriksa seluruh kamar, saya memutuskan untuk mengecek gudang di samping rumah. Betapa terkejutnya saya saat melihat anak saya tergantung di Plafon,”ungkap orang tua korban kepada petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Sandubaya Kompol Imam Maladi SIK. Menyatakan pihaknya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Personil piket fungsi Polsek Sandubaya bersama unit identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram segera melakukan evakuasi dan olah TKP.

Baca Juga:  Terjatuh di Gunung Rinjani, Pendaki Asal Malaysia Meninggal Dunia

“Ketika petugas tiba di lokasi, korban sudah diturunkan oleh keluarga dan warga setempat,” jelas Kompol Imam.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa dan belakangan ini menunjukkan perubahan prilaku korban menjadi pendiam dan tampak kehilangan semangat hidup.

“Dugaan sementara, Korban mengalami depresi berat, Keluarga menyatakan ikhlas menerima musibah ini dan menolak dilakukan autopsi,” tambahnya.

Kapolsek Sandubaya turut menyampaikan rasa belasungkawa atas tragedi ini dan menghimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga mereka.

Baca Juga:  Innalillahi!.. Mandi di Aliran Bendungan, Warga Sumbawa Besar ditemukan Meninggal

“Jika ada anggota keluarga dan kerabat yang menunjukkan tanda-tanda depresi segera berikan perhatian lebih atau bawa mereka ke ahli untuk mendapatkan bantuan profesional,” pesannya.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya dukungan mental dan emosional dalam keluarga, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi tekanan hidup atau gangguan psikologis. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru