Tragis, Pemuda di Mataram Nekat Gantung Diri

Minggu, 5 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemuda berusia 28 tahun, berinisial IGARAS ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Sabtu siang (04/01/2025) sekitar pukul 14:15 WITA. Foto (Humas Polresta Mataram).

Pemuda berusia 28 tahun, berinisial IGARAS ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Sabtu siang (04/01/2025) sekitar pukul 14:15 WITA. Foto (Humas Polresta Mataram).

Mataram, GONTB – Kejadian tragis terjadi di Abiantubuh Cakranegara, Kota Mataram. Seorang Pemuda berusia 28 tahun, berinisial IGARAS ditemukan tewas gantung diri di gudang rumahnya pada Sabtu siang (04/01/2025) sekitar pukul 14:15 WITA.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh orang tua korban, berinisial IKSPY. Menurut keterangan, awalnya orang tua korban mendengar dering telepon dari kamar anaknya. Ketika hendak menyerahkan telepon tersebut, korban tidak ditemukan di kamarnya, lalu dicari kerumah belakang yang letaknya berada di belakang rumah.

Baca Juga:  Pemulangan 7 WNI yang Meninggal Kecelakaan di Malaysia Tunggu Kelengkapan Dokumen

“Setelah memeriksa seluruh kamar, saya memutuskan untuk mengecek gudang di samping rumah. Betapa terkejutnya saya saat melihat anak saya tergantung di Plafon,”ungkap orang tua korban kepada petugas.

Kapolsek Sandubaya Kompol Imam Maladi SIK. Menyatakan pihaknya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan. Personil piket fungsi Polsek Sandubaya bersama unit identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram segera melakukan evakuasi dan olah TKP.

Baca Juga:  Geger Penemuan Jasad Bayi Diduga Hasil Aborsi di Kamar Kosan Kota Mataram

“Ketika petugas tiba di lokasi, korban sudah diturunkan oleh keluarga dan warga setempat,” jelas Kompol Imam.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui pernah menjalani perawatan di rumah sakit jiwa dan belakangan ini menunjukkan perubahan prilaku korban menjadi pendiam dan tampak kehilangan semangat hidup.

“Dugaan sementara, Korban mengalami depresi berat, Keluarga menyatakan ikhlas menerima musibah ini dan menolak dilakukan autopsi,” tambahnya.

Baca Juga:  Gunung Rinjani, Pendaki asal Brazil ditemukan Meninggal Dunia di Jurang

Kapolsek Sandubaya turut menyampaikan rasa belasungkawa atas tragedi ini dan menghimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis anggota keluarga mereka.

“Jika ada anggota keluarga dan kerabat yang menunjukkan tanda-tanda depresi segera berikan perhatian lebih atau bawa mereka ke ahli untuk mendapatkan bantuan profesional,” pesannya.

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya dukungan mental dan emosional dalam keluarga, khususnya bagi mereka yang tengah menghadapi tekanan hidup atau gangguan psikologis. ***

Berita Terkait

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar
Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 18:52

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan

Selasa, 29 September 2026 - 16:25

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani

Senin, 28 September 2026 - 13:13

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar

Kamis, 10 September 2026 - 00:27

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:27

Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Berita Terbaru