Di Hari Fitri, Lapas Berikan Layanan Komunikasi, Warga Binaan Dapat Remisi

Senin, 31 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Kepala Kanwil DITJEN PAS NTB, Anak Agung Gde Krisna menjelaskan dari 4600 warga binaan yang ada di lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang ada di NTB, sebanyak 2.767 warga binaan yang beragama Islam mendapat remisi pada momen Idul Fitri 1446 H.

Sementara pada saat Hari Raya Nyepi, sebanyak 89 warga binaan yang beragama Hindu yang mendapat remisi.

Baca Juga:  TP PKK NTB Bantu Korban Banjir Kota Mataram

“Remisi yang diberikan kepada warga binaan bervariasi mulai dari 15 hari hingga 3 bulan,” jelasnya di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Mataram, Senin 31 Maret 2025.

Anak Agung Gde Krisna menegaskandi di hari spesial Idul Fitri, lembaga pemasyarakatan (Lapas) memberikan pelayanan komunikasi kepada warga binaan agar dapat berkomunikasi dengan keluarganya.

“Selama tiga hari, kami berikan kayann komunikasi semoga Kami bisa melayani dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda NTB Gelar Bersih-Bersih Tempat Ibadah dan Berikan Bantuan Alat Keberaihan di Hari Bhayangkara ke-80

Agar pelayanan komunikasi selama Idul Fitri lancar, Anak Agung Gde Krisna meminta para pengunjung untuk tidak membawa barang terlarang, tidak membawa narkoba dan tidak menyelundupkan handphone ke lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Ini bisa mengganggu layanan komunikasi,” katanya.

Sedang Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Mataram, Romana Maria menuturkan ada tiga model layanan komunikasi yang dilaksanakan selama Idul Fitri yakni kunjungan langsung ke lembaga pemasyarakatan (lapas), komunikasi lewat telepon dan komunikasi lewat video call.

Baca Juga:  Ini Dampak Lomba Penilaian Evaluasi Perkembangan Kelurahan Tingkat Kota Mataram bagi Kelurahan Pejarakan Karya

“Untuk pertemuan langsung waktunya 15 menit sedang untuk telepon dan video call waktunya 5 menit,” katanya.

Menurut Romana Maria, dalam sehari warga binaan bisa ditemui sebanyak tiga kali dengan pengunjung berbeda.

“Harus beda yang mengunjunginya,” katanya.***

Berita Terkait

TASPEN Mataram Turut Meriahkan Senam Bersama Pensioner Community dan PWRI Kota Mataram
Kebakaran Hanguskan 70 Rumah di Desa Adat Sade: Pemprov Pacu Rekonstruksi dan Mitigasi Berbasis Kearifan Lokal
Perkuat Keandalan Kelistrikan Pulau Sumbawa, PLN Rawat Jaringan Transmisi hingga Pelosok
Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif Berbasis Data
Dua Bakal Calon Ketua Umum KONI NTB Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat
Hadiah HUT RI ke – 81, Gerak Jalan Putri MTs Negeri 2 Lobar Raih Juara 3
Meriahkan HUT RI-81, Perumahan Melanesia Gelar Lomba Seru dengan Tema “MERDEKA DARI RUMAH”
HUT RI ke-81 dengan Aksi Nyata! PLN UIW NTB Optimalkan Keandalan Jaringan Melalui Peremajaan Keypoint di ULP Praya

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:34

TASPEN Mataram Turut Meriahkan Senam Bersama Pensioner Community dan PWRI Kota Mataram

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:08

Kebakaran Hanguskan 70 Rumah di Desa Adat Sade: Pemprov Pacu Rekonstruksi dan Mitigasi Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:39

Perkuat Keandalan Kelistrikan Pulau Sumbawa, PLN Rawat Jaringan Transmisi hingga Pelosok

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:20

Pemprov NTB Finalisasi Dashboard Eksekutif Berbasis Data

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:12

Dua Bakal Calon Ketua Umum KONI NTB Dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat

Berita Terbaru