Anak di Pondok, Orang Tua Perlu intens Komunikasi

- Reporter

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri.

Mataram, GONTB – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri menyatakan orang tua harus tetap melakukan kontrol dan komunikasi dengan anak meski anaknya sedang menuntut ilmu di pondok pesantren.

“Jangan dilepas begitu saja,” katanya, kemarin.

Baca Juga:  NTB Bermunajat, Gubernur Serahkan 18 Paket Umrah dan 1 Sepeda Motor untuk Tokoh Pengabdi

Menurut Masyhuri, dengan adanya komunikasi yang baik antara orang tua dengan anaknya maka anak merasa terlindungi serta dapat menyampaikan apa yang dialaminya selama berada di pondok.

Kondisi demikian, kata Masyhuri bisa mempersempit terjadinya tindakan -tindakan yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Kolaborasi PLN dan Kejati NTB Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik Jelang PILKADA Serentak

Masyhuri menegaskan, orang tua memiliki peran sentral dalam mendidik anak. Sedang para pendidik di pondok pesantren menjadi wakil dari para orang tua dalam mendidik anak.

“Pondok itu tempat yang baik. Tempat orang menuntut ilmu,” katanya.

Mengenai adanya tindakan-tindakan kurang terpuji yang terjadi di pondok pesantren, Masyhuri menekankan itu perbuatan oknum. Karena itu, kedepan pondok pesantren harus mampu memperbaiki diri dengan melakukan aktivitas -aktifitas di ruang terbuka selain terus menata diri dalam pengelolaan pondok pesantren dengan adanya pengawasan dan kontrol para santri.**

Baca Juga:  Sitti Rohmi Djalillah Akan Maju Calon Gubernur NTB

Berita Terkait

Konsisten Pertahankan Budaya K3, PLN UP3 Mataram Raih Juara 2 Zero Accident HSSE Award 2026 Tigkat Nasional
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN Edukasi Masyarakat Lombok Barat tentang Keselamatan Ketenagalistrikan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda NTB Dekatkan Diri dengan Santri
Kelompok Perempuan Binaan PLN Sulap Hasil Usaha Jamur dan VCO Menjadi 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lombok Utara
Gerebek Rumah di Sambelia, Polda NTB Amankan 1.734 Liter Pertalite
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Desa Gapuk Canangkan DRPPA Bersama LAKPESDAM Lobar
Sambut Hari Santri ke-12, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah NWDI Serukan Aksi Sosial dan Adaptasi AI
Kepala Kemenag Lombok Barat Tekankan Pentingnya Kembalikan Peran Utama Pondok Pesantren di Peringatan Hari Santri 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:15

Konsisten Pertahankan Budaya K3, PLN UP3 Mataram Raih Juara 2 Zero Accident HSSE Award 2026 Tigkat Nasional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:40

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN Edukasi Masyarakat Lombok Barat tentang Keselamatan Ketenagalistrikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda NTB Dekatkan Diri dengan Santri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26

Kelompok Perempuan Binaan PLN Sulap Hasil Usaha Jamur dan VCO Menjadi 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lombok Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:10

Gerebek Rumah di Sambelia, Polda NTB Amankan 1.734 Liter Pertalite

Berita Terbaru