Anak di Pondok, Orang Tua Perlu intens Komunikasi

Dedi Suhadi

- Reporter

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri.

Mataram, GONTB – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri menyatakan orang tua harus tetap melakukan kontrol dan komunikasi dengan anak meski anaknya sedang menuntut ilmu di pondok pesantren.

“Jangan dilepas begitu saja,” katanya, kemarin.

Baca Juga:  Wagub NTB Ajak Orang Tua Bergerak Bersama Tekan Stunting

Menurut Masyhuri, dengan adanya komunikasi yang baik antara orang tua dengan anaknya maka anak merasa terlindungi serta dapat menyampaikan apa yang dialaminya selama berada di pondok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi demikian, kata Masyhuri bisa mempersempit terjadinya tindakan -tindakan yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Fahrul Mustafa : Muskab PMI Lobar,Ingin Pemimpin Yang Berjiwa Kemanusiaan

Masyhuri menegaskan, orang tua memiliki peran sentral dalam mendidik anak. Sedang para pendidik di pondok pesantren menjadi wakil dari para orang tua dalam mendidik anak.

“Pondok itu tempat yang baik. Tempat orang menuntut ilmu,” katanya.

Mengenai adanya tindakan-tindakan kurang terpuji yang terjadi di pondok pesantren, Masyhuri menekankan itu perbuatan oknum. Karena itu, kedepan pondok pesantren harus mampu memperbaiki diri dengan melakukan aktivitas -aktifitas di ruang terbuka selain terus menata diri dalam pengelolaan pondok pesantren dengan adanya pengawasan dan kontrol para santri.**

Baca Juga:  Wabup UNA Teteskan Air Mata Saat Jenguk Adek Deluna

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem
Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga
Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika
Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga
Safari Ramadhan Desa Jagaraga jadi Ruang Dialog Pemdes dan Masyarakat
Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:29 WITA

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WITA

Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:07 WITA

Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:21 WITA

Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:01 WITA

Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga

Berita Terbaru