Serabi, Menggoda Para Duta Besar

Jumat, 9 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para duta besar mencicipi serabi dan kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam

Para duta besar mencicipi serabi dan kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam

GONTB – Kunjungan peserta Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2025 yang terdiri dari para duta besar dan diplomat dari 28 negara ke Museum NTB memberi kesan tersendiri.

Menurut Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam para duta besar terkesan dengan adanya budaya yang masih hidup di masyarakat selain artefak- artefak yang ada di museum.

“Museum NTB selain menghadirkan artefak yang diam, juga menghadirkan yang masih hidup di masyarakat. Ini yang membuat mereka terkesan dan membedakan museum NTB dengan museum lainnya di dunia,” katanya di sela menerima para peserta IGS, Jumat 9 Mei 2025.

Baca Juga:  Pemerintah Provinsi NTB Komitmen Program Zero Cost PMI.

Menurut Ahmad Nuralam, meski terlihat sederhana dalam menampilkan tradisi yang masih hidup di masyarakat justru hak itu memberikan kesan istimewa karena masih hidupnya tradisi yang ada di masyarakat.


“Sengaja kami menampilkan pedagang serabi sehingga para duta besar tidak hanya melihat visualnya saja tapi juga bisa melihat proses pembuatannya,” katanya

Baca Juga:  Konjen Australia akan Kunjungi NTB

Dengan tampilnya pedagang serabi, jelas Ahmad Nuralam terjadi interaksi antara pedagang dengan para duta besar.

Senada Duta Besar Slovakia untuk Indonesia, Tomáš Ferko, mengaku Lombok memberi kesan tersendiri dalam setiap kunjungannya.
Ia mengaku, selain suka dengan budaya Lombok, Tomas juga suka kuliner yang disajikan masyarakat.

“Saya suka serabi, rasanya tidak terlalu manis, mirip dengan makanan khas Jawa. Makanan ini sangat enak,” katanya.

Baca Juga:  Pancasila Tidak Hanya Dihafal, Namun Dihayati dan Amalkan Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Selama kunjungannya di NTB dari tanggal 8-11 Mei 2025, para peserta IGS selain menikmati Kota tua Ampenan dengan keberagaman kulturnya, juga melihat keindahan penataan Desa Wisata Bilebante yang berada di Kabupaten Lombok Tengah.

Disamping itu, para duta besar juga diajak melihat sirkuit Mandalika yang menjadi kebanggaan masyarakat NTB dan berinteraksi dengan para pelaku usaha. ***

Berita Terkait

P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Guru Berstatus PTK Penuh Waktu Berkesempatan Jadi PNS
Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Polsek Sandubaya Amankan Kunjungan Gus Miftah di Sejumlah Destinasi Religi dan Budaya di Cakranegara
Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 
Dari Pesisir Tobelo, PLN Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang
Jaga Terang di Momentum Kemerdekaan RI, PLN Perkuat Keandalan Pembangkit di Bima
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:46

P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Guru Berstatus PTK Penuh Waktu Berkesempatan Jadi PNS

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:21

Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:25

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:17

Polsek Sandubaya Amankan Kunjungan Gus Miftah di Sejumlah Destinasi Religi dan Budaya di Cakranegara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:50

Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 

Berita Terbaru