Pemkot Mataram Bangun Huntara Untuk Masyarakat Terdampak Eksekusi Lahan Pondok Perasi

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Senin, 2 Juni 2025 - 17:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Paska eksekusi lahan di Lingkungan Pondok Perasi, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram telah dilaksanakan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 1638.K/Pdt/2010. Keputusan ini memenangkan Hj. Ratna Sari Dewi sebagai pemilik sah dari lahan tersebut, yang tercatat dalam Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 1507 dan SHM Nomor 1508.

Sejumlah warga yang terdampak mengajukan permohonan agar disediakan hunian layak dan gratis. Mereka berusaha untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat sebagai langkah mitigasi terhadap kondisi yang sulit akibat penggusuran tersebut.

Baca Juga:  Wali Kota Mataram Instruksikan Penanganan Cepat Warga Terdampak Banjir

Warga berharap ada solusi cepat dari pihak pemerintah untuk membantu mereka yang kini kehilangan tempat tinggal.

Akhmad Muzaki, Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram, memberikan penjelasan kepada wartawan di lokasi tenda darurat.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Mataram akan memberikan perhatian serius kepada masyarakat yang rumahnya telah dieksekusi. Sebagai langkah awal, pemerintah berencana untuk menyediakan hunian sementara (huntara) bagi warga yang terdampak.

“Pemerintah Kota akan membangun huntara. Sebagai langkah awal, kami telah menyediakan tenda darurat dan dapur umum untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat di sini. Rencananya, huntara ini akan siap dalam waktu satu bulan ke depan,” jelas Muzaki.

Pendataan telah dilakukan untuk mengidentifikasi warga yang tidak memiliki tempat tinggal setelah eksekusi lahan, sehingga jumlah huntara yang dibangun sesuai dengan KK yang terdampak dan tidak memiliki tempat tinggal.

Kehadiran fasilitas sementara seperti tenda darurat dan huntara ini bentuk perhatian pemerintah kota untuk mendampingi masyarakat yang terkena dampak.

Baca Juga:  Forum Tenaga Honor NTB Bakal Geruduk BKD NTB untuk Suarakan Tuntutan Non-ASN

“Ini merupakan bagian dari upaya untuk mengurangi dampak sosial yang ditimbulkan akibat eksekusi lahan serta membantu warga mengatasi kesulitan yang ada,” katanya.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Sampah! Pemkot Mataram Instruksikan Warga Pilah Sampah dengan Kantong Plastik Hitam Putih
Kelurahan Pejarakan Karya Sabet Juara 1 Lomba Poksus UP2K dan Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Mataram
Forum Tenaga Honor NTB Bakal Geruduk BKD NTB untuk Suarakan Tuntutan Non-ASN
Ngadu ke Ketua Dewan, Forum Komunikasi Honorer Kota Mataram Pertanyakan Nasib
TNI dan Warga Bersihkan Sungai Ancar Pasca Banjir, Dandim dan Walikota Turun Langsung
Wali Kota Mataram Instruksikan Penanganan Cepat Warga Terdampak Banjir
Warga Pondok Prasi Terharu Bahagia Tempati Huntara dari Pemkot Mataram
Langgar Surat Edaran, Akan Beri Sangsi Tegas Kepada TK Masih Nekat Gelar Wisuda di Hotel
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 08:07 WITA

Darurat Sampah! Pemkot Mataram Instruksikan Warga Pilah Sampah dengan Kantong Plastik Hitam Putih

Sabtu, 20 September 2025 - 17:24 WITA

Kelurahan Pejarakan Karya Sabet Juara 1 Lomba Poksus UP2K dan Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Mataram

Jumat, 1 Agustus 2025 - 18:16 WITA

Forum Tenaga Honor NTB Bakal Geruduk BKD NTB untuk Suarakan Tuntutan Non-ASN

Kamis, 31 Juli 2025 - 16:49 WITA

Ngadu ke Ketua Dewan, Forum Komunikasi Honorer Kota Mataram Pertanyakan Nasib

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:19 WITA

TNI dan Warga Bersihkan Sungai Ancar Pasca Banjir, Dandim dan Walikota Turun Langsung

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA