Ngadu ke Ketua Dewan, Forum Komunikasi Honorer Kota Mataram Pertanyakan Nasib

Kamis, 31 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Forum komunikasi honorer R3 dan R4 menggelar audensi dengan ketua DPRD Kota Mataram H. Abdul Malik, kehadiran para peserta audiensi untuk memastikan status mereka setelah mengikuti tes kompetensi tahap dua beberapa bulan lalu.

Ketua forum Edwin Gusfian yang di dampingi beberapa anggota menyampaikan kepastian status mereka setelah mengikuti tes kompetensi tahap dua dan beberapa tuntutan lainnya yaitu meminta DPRD mendesak pemkot Kota Mataram mengusulkan nomor induk PPPK ke BKN dan membuka formasi ASN PPPK sesuai dengan jumlah honorer R2, R3, dan R4 yang belum diangkat.

“Kami kesini ingin menyampaikan dan mendesak ketua DPRD Kota Mataram sebagai wakil rakyat atas kepastian nasib honorer, setelah pengumuman hasil seleksi pegawai PPPK tahap 2 oleh pemerintah kota Mataram,” ujar Edwin, Kamis 31 Juli 2025.

Ia menilai tes yang mereka ikuti hanya formalitas saja tidak ada formasi yang pasti, yang hanya menyisakan 30 formasi sisa tahap 1. Atas dasar itu mereka menuntut melalui ketua DPRD untuk menyampaikan ke kepala BKPSDM Kota Mataram.

“Kami yang sudah lama mengabdi tentu berharap ada kebijakan dari pemkot, minimal kita bisa masuk PPPK paruh waktu,” pungkasnya.

Edwin menambahkan sebelumnya mendengar berita bahwa kota Mataram kekurangan 4.800 ASN dan akan ada 200 yang pensiun, seharusnya kondisi ini menjadi peluang bagi yang telah lama mengabdi menjadi PPPK.

Sementara itu ketua DPRD H. Abdul Malik saat di temui mengatakan menerima semua harapan forum R3 dan R4 dalam audiensi di ruang kerjanya.

“Kami akan komunikasikan dengan kepala BKPSDM kota Mataram apa yang menjadi harapan kawan-kawan honorer,” kata Abdul Malik.

Abdul Malik mengatakan akan membahas dengan eksekutif terkait nasib honorer di Kota Mataram.

“Kita berharap ada solusi dari hasil komunikasi dengan Kemendagri nasib honorer,” terangnya.

Terpisah, Kepala BKPSDM Kota Mataram Taufik Priyono saat di konfirmasi mengatakan masih menunggu kepulangan Sekda Kota Mataram untuk melaporkan terkait honorer R3 dan R4.

“Saat ini pak Sekda sedang tugas di Jakarta, kami menunggu balik dulu, senin kami akan laporkan,” ujar Taufik. ***

Baca Juga:  Pemkot Mataram Akselerasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di 50 Kelurahan

Berita Terkait

Dirgahayu! HUT Ke-33 Kota Mataram: Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan
Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan
Masyarakat Tambal Sendiri Jalan, Kadis PUPR Kota Mataram Ngaku Belum Terima Laporan
SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah
Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain
Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB
KKN PMD Unram 2025 Desa Menggala, Transformasi Pertanian Desa Menggala Melalui Irigasi Tetes dan Pupuk Organik

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:12

Dirgahayu! HUT Ke-33 Kota Mataram: Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:56

Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42

Masyarakat Tambal Sendiri Jalan, Kadis PUPR Kota Mataram Ngaku Belum Terima Laporan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:31

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:41

Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah

Berita Terbaru

Go Religi

7 Keutamaan Hari Jumat Menurut Al-Qur’an dan Hadits

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:34