KSBN: Kuliner Bagian Pemersatu Bangsa

Rabu, 2 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelantikan dan pengukuhan pengurus KSBN NTB, Rabu 2 Juli 2025. Foto (Dedi Suhadi/gontb)

Pelantikan dan pengukuhan pengurus KSBN NTB, Rabu 2 Juli 2025. Foto (Dedi Suhadi/gontb)

GONTB – Ketua Umum DPP  Komite Seni dan Budaya Nusantara (KSBN), Hendardji Soepandji menyatakan kuliner menjadi bagian dari budaya masyarakat dan  bisa menjadi penggerak ekonomi global.

“Orang yang datang ke NTB  itu untuk mencari sesuatu yang berbeda dengan daerah lainnya. Dan kuliner salah satu tujuannya,” katanya usai pelantikan dan pengukuhan pengurus KSBN NTB, Rabu 2 Juli 2025.

Baca Juga:  Gubernur NTB: Bank NTB Syariah Harus Jadi Kebanggaan Masyarakat

Kuliner sendiri, menurut Hendardji merupakan bagian dari budaya yang ada di masyarakat.

Sedangkan budaya memiliki kekuatan untuk mempersatukan perbedaan sebab budaya tercipta dari cipta, rasa, dan  karsa  manusia selama ratusan tahun bahkan lebih.

“Budaya memiliki kekuatan hingga 99 persen dalam menyatukan bangsa,” katanya.

Baca Juga:  Dewasain, Doa Dibalik Usaha Petani di Desa Gondang

Karena itu, kata Hendardji budaya yang ada di masyarakat harus dipertahankan karena bisa menyatukan perbedaan dalam ruang bersama.

Senada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan jika pemerintah ingin membangun karakter yang tidak mudah terpengaruh oleh globalisasi maka harus membangun karakter budaya.

Baca Juga:  Senggigi Reborn, Masyarakat dan ASN Bersihkan Senggigi

“Sebagai gubernur, saya akan memberikan dukungan dalam  pengembangan seni dan budaya di NTB,” katanya.

Gubernur berharap dengan adanya komite seni dan budaya Nusantara (KSBN) di NTB bisa menjadi rumah besar bagi masyarakat NTB yang berbeda-beda budaya selain mengembangkan seni dan budaya.*

Berita Terkait

Permainan Rakyat Peresean Jadi Serial Sandiwara Radio, Libatkan Pemain Sandiwara dan Penyiar Radio Kondang di Lombok
Dewasain, Doa Dibalik Usaha Petani di Desa Gondang
Festival Gili Gede Begawe Kembali Digelar, Sajikan Atraksi Budaya dan Olahraga Tradisional
Sambut HUT NTB, Kain Pernikahan Sultan Bima Dipamerkan
Perang Topat Jadi Ajang Penguatan Toleransi dan Pemberdayaan Ekonomi Warga
Desa Kuripan Gelar Pertandingan Peresean Meriahkan HUT RI ke-80
Pemerhati Budaya Sasak Soroti Kontroversi Dancer Kecimol Terkesan Erotis
Senggigi Reborn, Masyarakat dan ASN Bersihkan Senggigi

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 07:24

Permainan Rakyat Peresean Jadi Serial Sandiwara Radio, Libatkan Pemain Sandiwara dan Penyiar Radio Kondang di Lombok

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:05

Dewasain, Doa Dibalik Usaha Petani di Desa Gondang

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:54

Festival Gili Gede Begawe Kembali Digelar, Sajikan Atraksi Budaya dan Olahraga Tradisional

Sabtu, 13 Desember 2025 - 20:07

Sambut HUT NTB, Kain Pernikahan Sultan Bima Dipamerkan

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:26

Perang Topat Jadi Ajang Penguatan Toleransi dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

Berita Terbaru