Lombok Barat, GONTB – Event Festival Gili Gede Begawe kembali digelar dan menyedot perhatian masyarakat serta wisatawan yang berkunjung ke Gili Gede, Sekotong Lombok Barat.
Kegiatan yang telah sukses dilaksanakan untuk ketiga kalinya ini berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, dengan menghadirkan berbagai atraksi seni budaya dan olahraga tradisional.
Festival yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Desember 2025, menyuguhkan beragam hiburan yang memanjakan mata pengunjung. Mulai dari keindahan panorama alam Gili Gede, lomba perahu layar, atraksi gendang beleq, musik tradisional gending cilokak, tarian gandrung, hingga atraksi peresean, hingga seluruh rangkaian dikemas dalam satu perhelatan budaya bertajuk Gili Gede Begawe.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Desa Gili Gede, Awaludin, menyampaikan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya memperkenalkan potensi desa kepada khalayak luas.
Ia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat agar dapat masuk dalam kalender event pariwisata daerah.
“Event ini setiap tahun kita laksanakan, dan kedepan kami berharap mendapat support dari pemerintah Lombok Barat agar bisa masuk dalam kalender event resmi dan dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujar Awaludin.
Ia menambahkan, tujuan utama penyelenggaraan Festival Gili Gede Begawe adalah agar Gili Gede semakin dikenal luas dan mampu menarik lebih banyak pengunjung.
“Rangkaian acaranya sendiri meliputi festival perahu layar, gendang beleq, tari gandrung, dan atraksi peresean,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Lombok Barat, Abu, yang juga merupakan putra asli Gili Gede, menilai kegiatan ini sebagai salah satu jawaban atas daya tarik sebuah destinasi wisata.
Menurutnya, atraksi budaya menjadi alasan kuat bagi wisatawan untuk datang, menginap, bahkan tinggal lebih lama di suatu daerah.
“Dengan suguhan atraksi budaya, kita berharap tamu akan datang, menginap, bahkan betah tinggal di tempat kita. Di sisi lain, kegiatan ini dikemas secara unik dan melibatkan kepanitiaan dari anak-anak muda desa,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Barat, Agus Gunawan, menyampaikan bahwa Festival Gili Gede Begawe merupakan event yang lahir dari inisiatif masyarakat.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mendorong agar kegiatan ini berkembang lebih besar di masa mendatang.
“Festival Gili Gede Begawe ini sudah masuk dalam kalender event Sekotong. Ke depan, kita bisa memaksimalkan dari sisi kreativitas event maupun promosinya, sehingga dampaknya semakin terasa bagi pariwisata daerah,” pungkas Agus. ***
Penulis : Redaksi GONTB
Editor : Redaksi GONTB
Sumber Berita: Liputan GONTB














