Luka Robek Serius, Anak Umur 7 Tahun Diserang Monyet Liar di Lombok Barat

Senin, 2 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Seorang anak berusia tujuh tahun di Dusun Lembar Barat, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, mengalami luka robek serius akibat serangan monyet liar, Sabtu (31/5/2025) malam.

Insiden ini kembali mengingatkan akan potensi ancaman satwa liar di wilayah pemukiman yang berdekatan dengan area perbukitan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WITA saat korban tengah mencuci tangan di luar rumah setelah makan malam bersama ibunya. Tanpa disangka, seekor monyet liar tiba-tiba melompat dari arah perbukitan di belakang rumah dan langsung menyerang, menggigit bagian punggung sebelah kiri anak tersebut hingga menyebabkan luka robek.

Baca Juga:  Korban Selamat Ungkap Detik-Detik Truk Tronton Gilas Banyak Kendaraan di Tol Cipularang, Ternyata Begini Kondisi Jalannya

Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Lembar Selatan. Respon cepat pun diberikan.

“Kami segera mengarahkan agar korban dibawa ke Puskesmas Jakem untuk penanganan awal. Ini penting untuk mencegah risiko infeksi, termasuk rabies,” ujar petugas Bhabinkamtibmas yang menangani laporan.

Setelah mendapat perawatan medis, korban langsung dirujuk ke RSUD Tripat Gerung guna menerima vaksin rabies sebagai langkah pencegahan lanjutan. Luka robek pada punggung korban diketahui memerlukan tiga jahitan.

Baca Juga:  Kronologi Aktor Sandy Permana yang Tewas karena Duel dengan Tetangga, Ketua RT: Awalnya Cekcok di Forum

Kapolsek Lembar, Ipda Joko Rudiantoro, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Setelah menerima laporan, personel kami langsung turun ke lapangan membantu keluarga korban dan memastikan korban mendapat penanganan medis terbaik,” ungkapnya dikutip dari media VIVA Bali.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami telah melaporkan kejadian ini kepada dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, kami juga membantu keluarga korban dalam penerbitan surat keterangan medis yang diperlukan untuk proses penanganan lanjutan di rumah sakit,” jelas Ipda Joko.

Baca Juga:  Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Warga Simpasai yang Terseret Arus Sungai

Kepolisian dan pemerintah desa mengimbau warga agar lebih waspada, terutama yang tinggal di dekat kawasan perbukitan.

“Kami minta agar orang tua tidak membiarkan anak-anak bermain sendiri di luar rumah, apalagi di area yang dekat dengan habitat satwa liar,” tambah Kapolsek. ***

Berita Terkait

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 00:27

Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:27

Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:50

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Berita Terbaru