Luka Robek Serius, Anak Umur 7 Tahun Diserang Monyet Liar di Lombok Barat

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Senin, 2 Juni 2025 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB – Seorang anak berusia tujuh tahun di Dusun Lembar Barat, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, mengalami luka robek serius akibat serangan monyet liar, Sabtu (31/5/2025) malam.

Insiden ini kembali mengingatkan akan potensi ancaman satwa liar di wilayah pemukiman yang berdekatan dengan area perbukitan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.00 WITA saat korban tengah mencuci tangan di luar rumah setelah makan malam bersama ibunya. Tanpa disangka, seekor monyet liar tiba-tiba melompat dari arah perbukitan di belakang rumah dan langsung menyerang, menggigit bagian punggung sebelah kiri anak tersebut hingga menyebabkan luka robek.

Mengetahui kejadian tersebut, orang tua korban segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Lembar Selatan. Respon cepat pun diberikan.

“Kami segera mengarahkan agar korban dibawa ke Puskesmas Jakem untuk penanganan awal. Ini penting untuk mencegah risiko infeksi, termasuk rabies,” ujar petugas Bhabinkamtibmas yang menangani laporan.

Setelah mendapat perawatan medis, korban langsung dirujuk ke RSUD Tripat Gerung guna menerima vaksin rabies sebagai langkah pencegahan lanjutan. Luka robek pada punggung korban diketahui memerlukan tiga jahitan.

Baca Juga:  Main Petak Umpet, Bocah 8 Tahun di Cakranegara Meninggal Tersengat Listrik

Kapolsek Lembar, Ipda Joko Rudiantoro, membenarkan adanya insiden tersebut.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Setelah menerima laporan, personel kami langsung turun ke lapangan membantu keluarga korban dan memastikan korban mendapat penanganan medis terbaik,” ungkapnya dikutip dari media VIVA Bali.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

“Kami telah melaporkan kejadian ini kepada dinas terkait di Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Selain itu, kami juga membantu keluarga korban dalam penerbitan surat keterangan medis yang diperlukan untuk proses penanganan lanjutan di rumah sakit,” jelas Ipda Joko.

Baca Juga:  Polsek Ampenan Evakuasi Kebakaran Rumah di Perumahan Lingkar Permai Mataram

Kepolisian dan pemerintah desa mengimbau warga agar lebih waspada, terutama yang tinggal di dekat kawasan perbukitan.

“Kami minta agar orang tua tidak membiarkan anak-anak bermain sendiri di luar rumah, apalagi di area yang dekat dengan habitat satwa liar,” tambah Kapolsek. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Innalillahi!, PNS asal Lombok Utara ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Mataram
Kebakaran Rumah Warga di Dayen Pekan Ampenan, Polisi dan Damkar bergerak Cepat Padamkan Api
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:11 WITA

TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:01 WITA

Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA