Puluhan Kambing Mati diduga Korban Hewan Buas

Selasa, 9 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Sebanyak 25 ekor kambing milik warga di Kampung Ciherang, Desa Gunungmalang, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mati diduga akibat serangan hewan buas.

Kepala Desa Gunungmalang, Ajang Rahmat, mengungkapkan peristiwa terjadi sejak Kamis, 4 September berlanjut  hingga Minggu, 7 September 2025..

Menurut Ajang, serangan pertama terjadi pada Kamis sekitar pukul 10.00, mengakibatkan 11 ekor domba mati. Serangan kedua terjadi pada Sabtu sekitar pukul 03.00 yang menyebabkan 9 ekor domba mati.

Baca Juga:  Warga Dusun Tongkeq Geger, Pria ditemukan Meninggal Gantung Diri di Dalam Kamar

Selanjutnya, pada Minggu, sebanyak 5 ekor domba kembali menjadi korban dalam dua kali serangan, yakni pada pukul 01.00 dan pukul 12.00 sehingga total domba yang mati sebanyak 25 ekor

“Dari 25 ekor domba itu tak ada yang sampai dimakan habis atau hilang.  Domba ditemukan dalam kandang serta diluar kandang dengan kondisi terluka  pada bagian leher,” jelasnya.

Meski belum dapat dipastikan jenis hewan yang menyerang, namun dari jejak kaki yang ditemukan di sekitar kandang dugaan mengarah ke macan tutul.

Baca Juga:  Kebakaran Rumah Warga di Dayen Pekan Ampenan, Polisi dan Damkar bergerak Cepat Padamkan Api

“Jejak kaki yang ditemukan berukuran besar dan kecil, dugaan kami hewan buas yang menyerang domba terdiri dari induk serta anaknya,” katanya.

Ajang mengatakan domba yang menjadi korban dipelihara dalam kandang yang berada di Kampung Ciherang RT 10 RW 09 dan RT 09 RW 09, lokasi kandang berjarak sekitar 100 meter dari kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Baca Juga:  Berikut identitas Mayat yang ditemukan di Pantai Montong Kawasan Senggigi

Menanggapi kejadian ini, jelas Ajang  pemerintah desa telah berkoordinasi dengan pihak Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) serta pihak terkait lainnya.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau untuk rutin melakukan ronda malam. Selain itu, domba yang tersisa dipindahkan dari sebelumnya tersebar di 10 kandang menjadi hanya 5 kandang agar pengawasan lebih terfokus.

Selain itu, warga diminta waspada mengingat peristiwa serangan terhadap ternak tidak hanya di malam hari, tapi juga di  siang hari.*

Berita Terkait

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar
Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:50

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Berita Terbaru